Demo Kenaikan Harga BBM Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Long March Menuju Kantor DPRD Nganjuk.

Aksi Demo Para Mahasiswa Didepan Halaman Kantor DPRD Nganjuk
Aksi Demo Para Mahasiswa Didepan Halaman Kantor DPRD Nganjuk

Nganjuk | Updatenewstv– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Nganjuk menggelar aksi Demonstrasi di depan halaman Kantor DPRD Nganjuk. Para aktivis Mahasiswa ini, menyampaikan aspirasi menolak kenaikan harga BBM, yang dinilai menyengsarakan rakyat. Para Mahasiswa menuntut Pemerintah, untuk segera menurunkan harga BBM.

Para Mahasiswa Berjalan Menuju Ke-Kantor DPRD Nganjuk Sambil Mendorong Motor
Para Mahasiswa Berjalan Menuju Ke-Kantor DPRD Nganjuk Sambil Mendorong Motor

Dalam aksinya, para Mahasiswa long march dari Alun-alun Nganjuk menuju Kantor DPRD Nganjuk. Mereka berjalan, sembari mendorong sepeda motornya masing-masing. Setibanya di depan Kantor DPRD Nganjuk, sejumlah perwakilan Mahasiswa berorasi menyampaikan aspirasinya.

Mahasiswa Berperan Sebagai Pejabat Yang Menghamburkan Uang Kepada Rakyat Jelata
Mahasiswa Berperan Sebagai Pejabat Yang Menghamburkan Uang Kepada Rakyat Jelata

Para Mahasiswa, juga menampilkan teatrikal dengan satu orang berperan sebagai pejabat yang menghamburkan banyak uang, ada pula yang bertindak sebagai emak-emak dan rakyat jelata.

Pembacaan Tah'lil dan Pembakaran Keranda Yang Dilakukan Para Mahasiswa Saat Melakukan Aksi Demo
Pembacaan Tah’lil dan Pembakaran Keranda Yang Dilakukan Para Mahasiswa Saat Melakukan Aksi Demo

Saat menunggu Pimpinan DPRD Nganjuk menemui Mahasiswa, massa juga melakukan aksi membakar replika keranda yang sudah disiapkan sebelumnya. Setelah itu, massa aksi juga membacakan tahlil bersama-sama.

Sri Rahayu Agustina, Ketua Umum Pc PMII Nganjuk
Sri Rahayu Agustina, Ketua Umum Pc PMII Nganjuk

Sri Rahayu Agustina, Ketua Umum Pc PMII Nganjuk menyatakan, pihaknya menolak kenaikan harga BBM karena kebijakan itu memberatkan bagi mayoritas masyarakat. Selain itu, penggantian Subsidi BBM dalam bentuk tunai dinilai tidak menyelesaikan masalah. Sebab, penyaluran Subsidi BBM rawan tidak tepat sasaran dan bersifat sesaat.

Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan AKBP Boy Jeckson Situmorang
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan AKBP Boy Jeckson Situmorang

Sementara itu, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengaku, sangat mengapresiasi semangat para Mahasiswa. Ia siap menampung seluruh aspirasi para Mahasiswa, termasuk dalam mengawal setiap pembangunan. Pihaknya menyebut, siap berkolaborasi dengan para Mahasiswa, terutama untuk mewujudkan pembangunan di Kabupaten Nganjuk.

Mahasiswa Saat Mediasi Didalam Ruangan Kantor DPRD Nganjuk
Mahasiswa Saat Mediasi Didalam Ruangan Kantor DPRD Nganjuk
Wakil Ketua DPRD dan Plt Bupati Nganjuk, Beserta Jajaran Polres Nganjuk
Wakil Ketua DPRD dan Plt Bupati Nganjuk, Beserta Jajaran Polres Nganjuk

Usai menggelar aksi unjuk rasa, para Mahasiswa dipersilahkan masuk ke ruang DPRD Nganjuk untuk melakukan mediasi. Dalam mediasi tersebut para Mahasiswa ditemui langsung oleh Wakil Ketua DPRD dan Plt Bupati Nganjuk, untuk menyampaikan pernyataan sikap menolak kenaikan harga BBM. Usai menyampaikan tuntutan, para mahasiswa membubarkan diri dengan dikawal ketat dari jajaran Polres Nganjuk.

 

Dari Nganjuk, Afif Masyhuri Melaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *