Hama Tikus Melonjak, Pemkab Nganjuk Gelar Lomba Berburu Tikus

Nganjuk | Updatenewstv-Tikus, masih menjadi salah satu hama yang menjadi masalah para petani hingga saat ini di areal pertanian, termasuk di Kabupaten Nganjuk, dari hal tersebut, Pemerintah Daerah bersama Disperta Nganjuk mengupayakan membasmi hama tikus dengan menggelar lomba berburu tikus, di tingkat Kabupaten Nganjuk.Pada launching lomba berburu tikus tersebut, dilaksanakan di Desa Sumbersono Kecamatan Lengkong bersama dengan Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Ketua DPRD Nganjuk Ulum Basthomi, Kepala Dinas Pertanian Muslim Harsoyo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Nganjuk Yudi Ernanto, Forpimcam Lengkong, Danramil bersama Kapolsek Lengkong, beserta ratusan petani dari Desa Sumbersono.Digelarnya lomba tersebut, yakni bertujuan untuk mengendalikan banyaknya hama tikus, yang telah menyerang tanaman milik petani, khususnya padi dan jagung, hal ini membuat banyak kerugian dari para petani, serta gagal panen dikarenakan banyaknya serangan dari hama tikus yang menggerogoti buah tanaman milik petani.Menurut Muhaimin salah satu petani di Desa Sumbersono, serangan hama tikus ini berdampak cukup parah, sehingga membuat gagal panen para petani, dari hal itu, para petani mengantisipasi hama tikus ini dengan berjaga pada malam hari serta menembak hama tikus tersebut menggunakan senapan, Muhaimin berharap kepada Pemerintah untuk memberikan solusi terhadap melonjaknya populasi hama tikus yang dinilai sangat merugikan para petani.Selain itu, menurut Saelan salah seorang peserta lomba berburu tikus dan petani penanam padi, mengaku telah terdampak hama tikus tersebut dari beberapa musim lalu, Saelan menjelaskan hama tikus ini menyerang tanaman padi dengan menghabiskan seluruh tubuh dan buah dari tanaman padi, dari hal itu Saelan turut serta dalam lomba berburu tikus yang dinilai telah merugikan banyak petani.Adapun lomba berburu tikus ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang digelar dalam kurun waktu 7 hari berturut turut, mulai dari 8 hingga 21 November, peserta terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti lomba perburuan tikus tersebut. Peserta menggunakan berbagai cara untuk menangkap hewan pengerat satu ini, ada yang memakai bom asap hingga lpg dan belerang.Menurut Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, lomba tersebut diadakan juga sebagai upaya Pemerintah, untuk melindungi para petani di Kabupaten Nganjuk, menurutnya hama tikus ini muncul akibat Ekosistem yang tidak seimbang antara populasi tikus dan ular, dari hal itu Plt Bupati Nganjuk mengatakan, kedepannya, Pemda Nganjuk juga turut menggelar kegiatan pelepasan ular, dan pemasangan rumah burung hantu di persawahan yang terdampak hama tikus, langkah tersebut sebagai upaya untuk menyeimbangkan Ekosistem sawah di Kabupaten Nganjuk.Lomba berburu tikus tersebut, di laksanakan di seluruh Kabupaten Nganjuk dengan total hadiah 122,5 Juta rupiah dengan 20 pemenang, yang diharapkan mampu memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk bersama sama menjaga alam dan lingkungan, serta berkurangnya hewan pengerat yang membuat rugi banyak petani di Kabupaten Nganjuk.

 

 

 

Dari Nganjuk, Afif Masyhuri Melaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *