Kasus PMK Kembali Meningkat, Forkopimda Kabupaten Nganjuk Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Pasar Hewan.

Nganjuk | Updatenewstv- Dalam upaya mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku dalam beberapa minggu terakhir, Jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk kembali melakukan penyemprotan disinfektan di pasar hewan Kedondong, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, tidak hanya itu, tim satgas penanganan PMK di Kabupaten Nganjuk, juga melakukan percepatan vaksinasi pada hewan ternak.

Langkah ini diambil, pasca jumlah kasus PMK sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk juga mengalami peningkatan signifikan, dari data Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk per tanggal 31 Januari 2023, terdapat sebanyak 178 hewan ternak dinyatakan terinfeksi virus PMK, sementara sebanyak 20 ekor hewan ternak dinyatakan mati.Kapolres Nganjuk Akbp Muhammad menjelaskan, dalam mengantisipasi penyebaran kasus PMK, Jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk, telah mengambil sejumlah langkah strategis mulai dari penyemprotan disinfektan di setiap pasar hewan dan kandang ternak warga, percepatan vaksinasi hewan ternak, hingga penyekatan transaksi hewan ternak dari luar daerah.Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Muslim Harsoyo menjelaskan, peningkatan kasus PMK ini telah terjadi di dua Kecamatan di Kabupaten Nganjuk, yakni Kecamatan Loceret dan Kecamatan Lengkong, pihaknya menyebut hingga saat ini percepatan vaksinasi hewan ternak telah mencapai sebanyak 35 ribu dosis, meski demikian pihaknya mengaku belum melakukan penutupan pasar hewan namun akan lebih meningkatkan pos pemeriksaan di setiap berbatasan maupun di pasar hewan.Dengan meningkatnya kasus PMK di Kabupaten Nganjuk ini, Pemerintah berharap masyarakat tidak khawatir sebab saat ini Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mencegah penyebaran virus PMK.

 

Dari Nganjuk Sofian Hanafi Melaporkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *