
Nganjuk | Updatenewstv- Sebuah video berdurasi singkat yang menunjukkan seorang pria tengah berbicara dengan nada tinggi kepada sekelompok karyawan viral di media sosial sejak 3 Juni lalu.

Video tersebut diunggah oleh Ketua DPC F Hukatan KSBSI Kabupaten Nganjuk, Budi Santoso, dan diduga memperlihatkan Manajer HRD PT SAI Gondang, Ifang Sofyant, tengah memarahi karyawan dengan kata-kata kasar.
Menanggapi hal tersebut, Ifang Sofyant akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi lengkap atas video yang telah menuai kontroversi itu. Ia menilai video tersebut adalah potongan tidak utuh yang bisa menimbulkan kesalahpahaman publik.

Saya ingin menjelaskan bahwa video yang beredar itu tidak lengkap. Jika disimak secara utuh, tidak ada bahasa intimidasi di dalamnya. Saya hanya menyampaikan pesan tegas kepada seluruh karyawan terkait pelanggaran jam kerja,” ujar Ifang saat dikonfirmasi pada Jumat (6/6/2025).
Ifang mengungkapkan bahwa kejadian itu berawal dari kebiasaan sejumlah karyawan meninggalkan area kerja sebelum waktu kerja selesai.
Aturannya jelas, jam kerja berakhir pukul 16.00. Namun kenyataannya, banyak karyawan sudah beranjak dari tempat kerja 5 hingga 15 menit lebih awal. Hal ini sudah berulang kali terjadi dan mendapat perhatian dari pimpinan perusahaan,” tegasnya.
Ia menyebutkan, kejadian tersebut berlangsung di area Gedung A, yang menampung sekitar 2.800 karyawan. Saat itu, lebih dari 200 orang terlihat sudah berkumpul di gerbang meskipun waktu kerja belum habis.
Pimpinan saya menilai saya tidak menjalankan fungsi pengawasan dengan baik. Maka dari itu saya merasa perlu menyampaikan peringatan keras agar karyawan memahami pentingnya disiplin,” tambah Ifang.
Selain persoalan jam kerja, Ifang juga menyoroti perilaku lain yang dianggap tidak profesional, seperti bermain ponsel, tidur saat jam kerja, atau tidak menjalankan tugas sesuai tanggung jawab. “Ini bukan hal baru. Kami selalu mengingatkan melalui grup WhatsApp internal sebelum akhirnya memberikan teguran langsung di lapangan.”
Terkait ucapannya yang menyebut soal “disiplin orang Indonesia”, Ifang menyatakan hal tersebut keluar sebagai bentuk keprihatinan pribadi dan bukan bermaksud merendahkan.
Saya hanya ingin agar kita semua, sebagai bangsa, bisa menunjukkan bahwa kita mampu bersikap disiplin, apalagi bekerja di perusahaan asing yang memiliki standar tinggi,” jelasnya.
Sebagai penutup, Ifang Sofyant menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, khususnya karyawan PT SAI Gondang, apabila dalam penyampaiannya ada yang kurang berkenan.
Jika ada kata-kata saya yang menyakitkan atau tidak tepat dalam penyampaian, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Niat saya semata-mata untuk menjaga kedisiplinan dan kebaikan bersama,” tutupnya.
(Ricko)