Lampiaskan Masalah Pribadi’ 2 Pria Di Nganjuk Bacok Pengguna Jalan

NGANJUK | Updatenewstv.co.id Lantaran mempunyai masalah pribadi dengan keluarganya, 2 orang pria  di Kabupaten Nganjuk nekat melampiaskan kemarahanya dengan membacok dia orang dijalan, parahnya pembacokan tersebut dilakukan kepada korban yang tidak di kenal oleh tersangka, dari 2 tersangka pembacokan, 1 tersangka berhasil diringkus Satreskrim Polres Nganjuk, sedangkan satu tersangka masih buron.

Lantaran mempunyai masalah keluarga, dua orang pemuda, inisial tr Warga Desa Bankongasem Kecamatan Lengkong serta ip Warga Desa Ngringin Necamatan Lengkong, nekat membacok 2 orang pengguna jalan secara acak dijalan.

Pelaku membacok para korban lantaran melampiasakan kekesalan yang dialaminya, ironisya korban yang di bacok oleh pelaku tak saling kenal, serta menjadi sasaran kekesalan pelaku dijalan. Dua dari satu tersangka pembacokan berasil di amankan oleh Satreskrim Polres Nganjuk, serta satu tersangka masih buron ,dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kejadian pembacokan tersebut terjadi pada di desa babatan Kecamatan latian rowo Nganjuk hari sabtu malam tanggal 13 november 2021, dengan motif melampiaskan masalah pribadi  yang di alaminya kepada orang tak dikenal di jalan.

Akibat pembacokan tersebut korban mz warga desa pinggir Kecamatan Lengkong serta mh Warga Desa Klitih Kecamatan Pandaan Jombang dilarikan ke Rumah Sakit Bayangakara Nganjuk dikarenakan mengalami luka bacok.

Menurut keterangakan AKP I Gusti Agung Pratam Kasat Reskrim Polres Nganjuk menjelaskan, tersangka tr berasil di tangkap di kediamanya, pada tanggal 6 juni 2022 kemarin, dengan mengamankan barang bukti 1 celurit  yang di gunakan tersangka membacok korban. Sementara itu tersangka utama, yakni ip masih dalam pencarian kepolisian.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka tr dijerat dengan pasal 170 ayat 1 ayat 2, kuhp pasal 55 ayat 1, dan pasal 2 undang undang darurat, dengan ancaman penjara 5 tahun keatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *