Temu Kangen Diaspora 2026, Satukan Gagasan Putra Daerah untuk Nganjuk Lebih Maju

Nganjuk | Updatenewstv- Pendopo KRT Sosro Koesoemo menjadi saksi hangatnya kebersamaan dalam gelaran “Temu Kangen Diaspora Nganjuk Tahun 2026” yang berlangsung pada Minggu malam (22/03/2026). Mengusung tema “Nganjuk Ngangeni, Tansah Ana Ing Ati” , kegiatan ini berhasil mempertemukan para perantau sukses dengan pemerintah daerah dalam satu ruang kolaborasi.

Acara yang menjadi salah satu program unggulan pasangan kepala daerah Nganjuk ini menampilkan berbagai tokoh nasional asal daerah tersebut. Di antaranya Didik Suhardi, Gogot Suharwoto, hingga Marsudiranto Widiyatmaka. Selain itu, pengusaha sukses dan mahasiswa perantauan juga turut meramaikan forum yang penuh semangat kebersamaan tersebut.

Marhaen Djumadi dalam Berbagainya menegaskan pentingnya mendengar aspirasi dari para diaspora. Ia menyebut, kehadiran para perantau dari berbagai daerah—mulai dari Mesir, Balikpapan, hingga Yogyakarta—menjadi energi besar bagi pembangunan Nganjuk ke depan.

Hari ini temu kangen diaspora, luar biasa. Kami mohon kritik, saran, dan masukan. Pemimpin tidak hanya berbicara, tapi harus banyak mendengar,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu diaspora yang kini sukses sebagai pengusaha, Ridhan Nandari, menyoroti besarnya potensi sumber daya di Nganjuk. Ia menilai, kekuatan kolaborasi menjadi kunci dalam mengembangkan potensi tersebut agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.

Potensi Nganjuk itu luar biasa. Tanahnya subur, peluangnya besar. Tapi untuk berkembang, kita harus berkolaborasi. Tidak bisa berjalan sendiri,” ungkapnya.

Tak sekadar menjadi ajang melepas rindu, kegiatan ini juga diisi dengan Forum Diskusi Pembangunan. Beragam ide strategi mengemuka, mulai dari inovasi di sektor pendidikan, penguatan ekonomi kreatif, hingga peningkatan daya saing daerah.

Melalui forum ini, sinergi antara pemerintah dan diaspora diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor. Dengan semangat kebersamaan, Nganjuk diharapkan terus tumbuh menjadi daerah yang maju, inovatif, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal yang membuatnya selalu dirindukan.

 

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *