
Nganjuk | Updatenewstv- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), satu lagi proyek strategis berhasil diselesaikan: pembangunan jalan beton cor di ruas Sukomoro–Kecubung, Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro.
Proyek yang tercatat sebagai Pemeliharaan Berkala Jalan Sukomoro–Kecubung ini menghabiskan anggaran sebesar Rp1,34 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) APBD 2025. Sekitar 1 kilometer jalan kini telah dicor beton, menghadirkan akses yang jauh lebih layak bagi masyarakat.
Jalur Sukomoro–Kecubung dikenal sebagai salah satu poros penghubung penting, bukan hanya bagi warga Sukomoro, tetapi juga wilayah sekitar seperti Pace dan pusat Kota Nganjuk. Mobilitas perdagangan, pertanian, hingga dunia pendidikan sangat bergantung pada kondisi jalan ini.
Suhadi (52), warga Desa Sumengko, menyampaikan betapa krusialnya pembangunan tersebut bagi aktivitas harian warga.
Petani seperti saya maupun pedagang sering lewat sini untuk ke Pasar Bawang Merah Sukomoro. Anak-anak sekolah menuju SMAN 1 Sukomoro juga banyak yang pakai jalur ini,” tuturnya.
Ia mengaku kondisi sebelum perbaikan cukup memprihatinkan, sampai jalan bergelombang dan berlubang sering memicu kecelakaan. Kini, perubahan terasa signifikan.
Dulu jalannya rusak parah, sering ada yang jatuh. Sekarang sudah enak, mulus. Terima kasih untuk Pak Bupati Marhaen Djumadi, Pak Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, dan Dinas PUPR yang sudah memperbaiki,” ujarnya.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur, khususnya jalan rusak, secara bertahap dan berkelanjutan.
Pembangunan ini berasal dari pajak yang panjenengan bayarkan. Tugas kami memastikan setiap rupiah kembali ke masyarakat dalam bentuk fasilitas yang memberikan manfaat nyata,” tegas Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, menambahkan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kalau jalan bagus, mobilitas warga lancar. Dampaknya besar sekali bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga sektor pertanian,” jelasnya.
Dengan rampungnya proyek betonisasi ini, warga berharap kenyamanan berkendara meningkat, risiko kecelakaan menurun, serta geliat ekonomi di wilayah Sukomoro dan sekitarnya semakin terdongkrak.
(Tim)