
Nganjuk | Updatenewstv- Menunggu waktu berbuka puasa biasanya identik dengan berburu takjil atau jalan santai sore. Namun ada cara unik yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono. Ia memilih menghabiskan waktu ngabuburit merawat dengan koleksi tanaman bonsai kesayangannya.
Di sela kesibukannya sebagai pimpinan legislatif, Tatit tampak telaten memangkas ranting, membersihkan daun, hingga membentuk lekukan batang bonsai di halaman rumahnya. Baginya, kegiatan tersebut bukan sekedar hobi, tetapi juga cara menenangkan diri sambil menunggu adzan Magrib berkumandang.
Tatit mengaku kecintaannya pada bonsai sudah tumbuh sejak lama. Namun di bulan Ramadhan, aktivitas itu terasa lebih bermakna karena bisa menjadi sarana ngabuburit yang produktif.
Sudah lama saya hobi bonsai. Tapi momen Ramadhan ini saya manfaatkan untuk mengisi waktu sambil menunggu buka puasa. Daripada hanya duduk, lebih baik merawat tanaman,” ujar Tatit saat dikonfirmasi, pada Hari Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, merawat bonsai membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan ketekunan, sehingga nilai-nilai yang selaras dengan makna puasa itu sendiri. Setiap pot yang dirawat memiliki karakter berbeda, sehingga perlu perlakuan khusus agar tetap tumbuh indah dan sehat.
Selain sebagai pelepas penat, kegiatan ini juga menjadi cara menjaga keseimbangan antara tugas pemerintahan dan kehidupan pribadi. Di tengah padatnya agenda kedewanan, momen sederhana bersama tanaman justru memberi energi baru.
Ngabuburit ala Ketua DPRD ini pun menuai apresiasi dari warga sekitar. Banyak yang menilai kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi, bahwa menunggu waktu berbuka tak selalu harus di luar rumah. Dengan kegiatan positif dan bermanfaat, waktu terasa lebih cepat berlalu sekaligus memberi nilai tambah.
Ramadhan pun tak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga momentum mempererat hubungan dengan alam, bahkan lewat seni merawat bonsai yang penuh filosofi.
(Ricko)