update-newstv.com – Rencana peresmian Museum Marsinah oleh Presiden Prabowo Subianto dipastikan batal ke Nganjuk. Agenda yang semula dijadwalkan tanggal 2 Mei 2026, berlangsung meriah itu ditunda demi memastikan seluruh persiapan benar-benar matang.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan bahwa keputusan penundaan tersebut justru disambut dengan sikap positif oleh pemerintah daerah. Ia mengaku lega karena ada waktu tambahan untuk menyempurnakan berbagai aspek, baik dari sisi fasilitas, kurasi sejarah, hingga kesiapan teknis acara.

“Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memastikan Museum Marsinah benar-benar siap dan layak diresmikan secara nasional. Kami ingin semua berjalan maksimal,” ujar Marhaen saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).
Museum Marsinah sendiri dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap Marsinah, seorang aktivis buruh yang menjadi simbol perjuangan hak pekerja di Indonesia. Kehadiran museum ini diharapkan menjadi pusat edukasi sekaligus refleksi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Pemkab Nganjuk bersama sejumlah pihak terkait kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk penataan koleksi, kelengkapan informasi sejarah, hingga sarana pendukung bagi pengunjung.
Meski belum ada jadwal baru terkait peresmian, Marhaen memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat tetap berjalan. Ia berharap, ketika diresmikan nanti, Museum Marsinah dapat menjadi ikon baru edukasi sejarah perjuangan buruh di Indonesia.
“Kami ingin momentum peresmian nanti benar-benar berkesan dan membawa manfaat luas,” tambahnya.
Penundaan ini juga diharapkan tidak mengurangi antusiasme masyarakat yang telah menantikan kehadiran museum tersebut sebagai destinasi edukatif sekaligus pengingat pentingnya perjuangan hak-hak pekerja di tanah air.***








