Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Tunda Resmikan Museum Marsinah, Bupati Marhaen: Keputusan Penundaan Disambut dengan Sikap Positif oleh Pemda Warga Nganjuk Sekarang Bisa Cek Status Pembayaran PBB Online Lewat Pamong Sigap Tradisi Manusuk Sima Kabupaten Nganjuk Pemkab Nganjuk kolaborasi dengan Kejaksaan Sidang Paripurna DPRD Nganjuk Hari Jadi Nganjuk Diwarnai Aksi Bergizi, Puluhan Ribu Siswa SD,SMP dan SMA Ikut Ambil Bagian, Salah Satunya SMPN1

Uncategorized

Puluhan Kades Bersama Bupati Geruduk Gudang Bulog Nganjuk Soroti Masalah Penyerapan Gabah Petani, Bulog Angkat Bicara

badge-check

Nganjuk | Updatenewstv- Puluhan kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk mendatangi Gudang Bulog Candirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, pada Senin (23/03/2025).

Kedatangan mereka disebabkan oleh ketidakpuasan atas penyerapan gabah petani yang dinilai masih belum maksimal. Banyak petani yang kesulitan menjual gabahnya kepada Bulog, meskipun sebelumnya dijanjikan bahwa seluruh hasil panen akan dibeli dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Gudang Bulog, para kepala desa diterima oleh Kepala Bulog Divisi Regional Kediri, Imam Mahdi, Bupati Nganjuk, Dandim 0810, dan Plt Kepala Dinas Pertanian.

Para kepala desa mengungkapkan keluhan dari para petani yang merasa bahwa gabah mereka belum diterima Bulog, meskipun sudah ada sosialisasi yang menjanjikan harga stabil di angka Rp 6.500 per kilogram.

Dedy Nawan, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Nganjuk, menegaskan, “Kami, bersama dengan kepala desa di Kabupaten Nganjuk, meminta ketegasan dari Bulog untuk berkomitmen kepada petani. Jika gabah mereka tidak diterima, kami selalu dihadapkan dengan keluhan petani di lapangan.” tegasnya.

Dedy berharap, masalah teknis yang ada tidak menghambat upaya penyerapan gabah sesuai amanah dari Presiden.

Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Kediri, Imam Mahdi, menjelaskan bahwa hingga hari ini Bulog telah berhasil menyerap lebih dari 10.139 ton gabah, melampaui target awal yang hanya 6.000 ton.

Meskipun sudah melampaui target, Bulog tetap berkomitmen untuk membeli gabah dengan harga Rp 6.500 per kilogram, sesuai kesepakatan,” ungkap Imam.

Imam juga menjelaskan bahwa, kendala utama dalam penyerapan gabah adalah masalah pengeringan. Untuk itu, Bulog sedang mencari solusi dengan memperbesar kapasitas pengeringan gabah, bahkan hingga ke luar daerah Nganjuk.

Kami juga akan mengadakan Gabah Kering Giling (GKG) agar petani bisa lebih mudah mengeringkan gabah mereka,” tambahnya.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa pemerintah akan terus mencari solusi terbaik untuk petani.

Saat ini, Bulog sudah berusaha menambah mesin pengering untuk membantu petani dalam mengeringkan gabah mereka. Penyerapan gabah ini akan berlangsung hingga April,” ujarnya.

Marhaen juga mengungkapkan bahwa, harga gabah di lapangan sempat turun hingga Rp 5.600 per kilogram, namun setelah diskusi, diputuskan bahwa seluruh gabah dari Kabupaten Nganjuk akan dibeli dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

Komitmen antara pemerintah, Bulog, dan masyarakat sangat penting agar proses ini berjalan dengan lancar. Kami akan mengawal komitmen ini bersama-sama,” tegas Marhaen.

Bupati juga mengingatkan bahwa, tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk melindungi petani agar harga gabah tetap stabil dan memberikan kesejahteraan bagi mereka.

Marhaen juga menyampaikan kisah sukses seorang petani di Nganjuk yang berhasil meningkatkan pendapatannya dari Rp 42 juta menjadi Rp 103 juta berkat kebijakan yang mendukung petani.

Kami ingin agar petani merasa senang dan sejahtera,” tutupnya.

Dengan komitmen yang kuat antara pemerintah, Bulog, dan masyarakat, diharapkan masalah penyerapan gabah ini bisa segera teratasi, sehingga petani di Kabupaten Nganjuk bisa merasakan manfaat dan kesejahteraan dari hasil pertanian mereka.

 

(Ricko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tunda Resmikan Museum Marsinah, Bupati Marhaen: Keputusan Penundaan Disambut dengan Sikap Positif oleh Pemda

30 April 2026 - 12:44 WIB

Warga Nganjuk Sekarang Bisa Cek Status Pembayaran PBB Online Lewat Pamong Sigap

30 April 2026 - 11:30 WIB

Tradisi Manusuk Sima Kabupaten Nganjuk

30 April 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Nganjuk kolaborasi dengan Kejaksaan

30 April 2026 - 09:26 WIB

Sidang Paripurna DPRD Nganjuk

30 April 2026 - 09:05 WIB

Trending di Uncategorized