Menu

Mode Gelap
Hari Jadi Nganjuk Diwarnai Aksi Bergizi, Puluhan Ribu Siswa SD,SMP dan SMA Ikut Ambil Bagian, Salah Satunya SMPN1 Senam Sehat Warnai Pra-Aksi Bergizi di SMPN 1 Nganjuk, Semangat Siswa Penuhi Halaman Sekolah Bupati Nganjuk Menerima Penghargaan dari BKKBN, Penghargaan I telah diraih Bina Ketahanan Keluarga Balita & Anak TA 2025 & Penghargaan II Program Bangga Kencana Tahun 2025 16 Peserta Lolos Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemkab Nganjuk, Berikut Nama Namanya Bawang Merah Asal Nganjuk, Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh DPUPR Nganjuk Perkuat Kualitas Tenaga Kerja, Gelar Sertifikasi SKK Konstruksi dan Pelaksana

Berita

RSUD Nganjuk Kembali Dikeluhkan, Manajemen dan Pelayanan Jadi Sorotan

badge-check


					RSUD Nganjuk Kembali Dikeluhkan, Manajemen dan Pelayanan Jadi Sorotan Perbesar

Nganjuk | Updatenewstv- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk lagi-lagi menuai kritik tajam dari masyarakat. Keluhan seputar pelayanan lambat, biaya yang dinilai tidak transparan, hingga fasilitas yang dianggap tertinggal, kembali menunjukkan ke permukaan. Kondisi ini mempertegas bahwa permasalahan di rumah sakit milik pemerintah tersebut belum kunjung terselesaikan.

Sejumlah pasien mengaku harus berjam-jam hanya untuk mendapat giliran menunggu pemeriksaan rawat jalan. Apalagi antrean untuk bertemu dokter spesialis sering kali tanpa kepastian waktu. Kurangnya koordinasi antarbagian menambah kebingungan pasien dan keluarga mereka.

Tak hanya masalah pelayanan, dugaan adanya ketidakwajaran dalam penggunaan anggaran operasional serta pengadaan alat kesehatan juga ramai dibicarakan masyarakat. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD belum memberikan penjelasan resmi.

Pengamat kebijakan publik, Arif Santoso, menilai masalah yang menumpuk di RSUD Nganjuk menunjukkan lemahnya pengawasan dan akuntabilitas manajemen.

Rumah sakit daerah seharusnya menjadi pelayan masyarakat, bukan menambah beban mereka. Jika tata kelola tidak segera dibenahi, dampaknya akan semakin dirasakan masyarakat kecil,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).

Sementara itu, sejumlah pihak juga menyoroti kepemimpinan di tingkat arah. Menurut mereka, akar persoalan RSUD justru terletak pada lemahnya manajemen puncak. Direktur yang dinilai tidak selalu harus dari kalangan medis, melainkan sosok yang memiliki kapasitas manajerial dan integritas tinggi.

Yang dibutuhkan RSUD adalah pemimpin dengan kemampuan mengatur sistem, anggaran, dan SDM, bukan semata-mata mata dokter,” tegas Hari Sugiarto, warga Nganjuk.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menata kembali RSUD Nganjuk. Audit menyeluruh, pembenahan fasilitas, keterbukaan dalam anggaran pengelolaan, serta peningkatan kualitas tenaga kesehatan diyakini menjadi jalan utama mengembalikan kepercayaan masyarakat.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Nganjuk Menerima Penghargaan dari BKKBN, Penghargaan I telah diraih Bina Ketahanan Keluarga Balita & Anak TA 2025 & Penghargaan II Program Bangga Kencana Tahun 2025

30 April 2026 - 03:05 WIB

Bawang Merah Asal Nganjuk, Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

29 April 2026 - 23:49 WIB

Bawang merah asal Kabupaten Nganjuk

DPUPR Nganjuk Perkuat Kualitas Tenaga Kerja, Gelar Sertifikasi SKK Konstruksi dan Pelaksana

29 April 2026 - 13:54 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf, Dampak Insiden Bekasi Timur Sejumlah KA Alami Kelambatan Tinggi

29 April 2026 - 08:03 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sayangkan Insiden Truk Mogok di Perlintasan Hingga Tertemper KA Dhoho

29 April 2026 - 07:56 WIB

Trending di Berita