20 Tahun Menanti, Jembatan Baru di Banjarejo Resmi Diresmikan Bupati Nganjuk

Nganjuk | Updatenewstv- Penantian panjang warga Desa Banjarejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, akhirnya berakhir manis. Jembatan penghubung antarpermukiman yang selama lebih dari dua dekade dikenal sempit dan rawan kini telah berganti wajah. Jembatan baru yang lebih lebar dan representatif resmi dioperasikan setelah diresmikan langsung oleh Bupati Nganjuk, Kamis (22/1/2026).

Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 3,5 meter tersebut menjadi urat nadi penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya sebagai akses utama pergerakan ekonomi dan mobilitas warga. Prosesi peresmian berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini merasakan keterbatasan akses.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur pedesaan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Sudah lebih dari 20 tahun warga bersabar menggunakan jembatan lama yang sempit dan kurang aman. Alhamdulillah hari ini jembatan baru bisa digunakan bersama. Harapannya, ini dapat menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga aktivitas sosial masyarakat,” ungkap Marhaen dalam Berbagainya.

Menurutnya, keberadaan jembatan baru tidak hanya berfungsi sebagai penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga menjadi pintu masuk peningkatan kesejahteraan warga. Akses yang lebih mudah diyakini mampu melancarkan distribusi hasil pertanian dan aktivitas usaha masyarakat.

Sebelum dibangun ulang, jembatan lama hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Kondisi tersebut kerap memicu antrean panjang serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat curah hujan tinggi. Keluhan warga pun sering muncul karena terbatasnya akses menuju fasilitas umum.

Dengan hadirnya jembatan baru, masyarakat berharap mobilitas semakin lancar dan roda perekonomian desa bisa berputar lebih cepat. Pemerintah daerah juga mengajak warganya untuk turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Peresmian jembatan ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Nganjuk bersama jajaran Forkopimcam Rejoso serta perangkat daerah terkait.

Pembangunan jembatan ini menelan anggaran sebesar Rp1.972.327.300 dengan masa pengerjaan selama 90 hari kalender. Proyek tersebut direncanakan oleh CV Reka Daya Solusindo, dilaksanakan oleh CV Aliyyah, dan dibujuk oleh CV Mutia Gemilang.

 

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *