Nganjuk | Updatenewstv- Polres Nganjuk mengadakan “Dialog Publik” yang melibatkan masyarakat dan tokoh lintas agama dalam upaya menjaga Kamtibmas jelang pemilu 2024. Acara yang digelar di Gedung Polres Nganjuk ini dihadiri oleh Masyarakat Kabupaten Nganjuk, Kepala Polisi (PJU) Nganjuk, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Nganjuk dan puluhan perwakilan masyarakat.
Dalam dialog bertema “Dialog Publik tentang Peran Serta Pak Toga dan Pak Tomas dalam Terjaganya Ketertiban Masyarakat Menjelang Pemilu 2024 di Kabupaten Nganjuk”, Polres Nganjuk akan melakukan dialog antara Polres Nganjuk dengan polisi dan tokoh masyarakat serta kelompok agama berupaya membangun sinergi yang kuat di antara keduanya untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Nganjuk.
Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, atas nama Wakapolres Nganjuk Mustijat Priyambodo, menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pemilu legislatif. Sinergi dan kerja sama aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dapat menjadi landasan kuat mewujudkan partai politik demokratis yang damai dan aman dengan tetap menjaga keamanan dan keamanan.

Kami berkomitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan selama proses pemilu. Peran masyarakat setempat dan tokoh agama sangat penting dalam menumbuhkan semangat kekompakan dan toleransi di masyarakat,” kata Kompol Mustijat.
Kompol Mustijat juga mengingatkan kita untuk tetap waspada terhadap penyebaran pesan bohong dan ujaran kebencian di media sosial yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang hanya mementingkan kepentingan diri sendiri atau kelompoknya.
Ia juga menyampaikan, jika ada permasalahan di sekitar kami, kami akan segera menyelesaikannya dengan cara yang bijaksana dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, dan bila perlu kami akan segera menghubungi pihak kepolisian melalui sarana komunikasi seperti wayahe lapor kapolres di 081331342003.
Sementara itu, FKUB Kabupaten Nganjuk H. Sorikin Nasruddin, Menteri Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan, mengatakan peran masyarakat dan tokoh agama dalam upaya menjaga keselamatan dan keamanan tidak boleh dianggap remeh.

Sebagai tokoh agama dan masyarakat, kita mempunyai tanggung jawab bersama untuk mengedukasi masyarakat agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan demokrasi.Kami polisi, sinergitas masyarakat sangat penting dalam menghadapi pemilu mendatang,” ucap H. Sorikin Nasruddin
diharapkan melalui dialog ini kita dapat memperjelas pentingnya perdamaian dan bekerja sama menjaga persatuan dalam keberagaman. Dengan semangat persatuan dan tekad bersama untuk menjaga perdamaian pada masa pemilu 2024.
(Ricko)