
Nganjuk | Updatenewstv- Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan terus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat hingga daerah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk bersama Kementerian PUPR, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur, serta Dinas PU Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembangunan program Inpres Jalan Daerah (IJD), Selasa (27/1/2026).

Kegiatan Monev difokuskan pada ruas jalan Ngangkatan–Gondangkulon dengan panjang sekitar 2,2 kilometer dan lebar 6 meter. Jalan tersebut memiliki peran vital sebagai jalur penghubung aktivitas masyarakat, jalur distribusi hasil pertanian, sekaligus akses menuju Kawasan Industri Nganjuk (KING).
Dalam peninjauan lapangan, tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap kualitas pekerjaan, mulai dari konstruksi hingga kondisi perkerasan jalan. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan. Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk turut memberikan pendampingan teknis serta menyajikan data pendukung selama pelaksanaan Monev.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Onny Supriyono, ST, MM, menegaskan bahwa pembangunan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah memiliki dampak strategis bagi daerah.

Keberadaan jalan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas Kawasan Industri Nganjuk, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, infrastruktur jalan yang memadai juga diyakini akan memberikan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Kami berharap pembangunan ini dapat menarik minat investor ke Kabupaten Nganjuk dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, pemerintah berharap pembangunan jalan Inpres di Kabupaten Nganjuk tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
(Tim)