
Nganjuk | Updatenewstv- Upaya pelarian seorang operator Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Nganjuk akhirnya berakhir. Pihak Rutan yang berada di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur memastikan bahwa operator berinisial MHA telah berhasil ditangkap kembali setelah empat hari dalam pelarian
MHA diamankan pada Senin pagi (26/1/2026) di wilayah Ringin Kembar, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Penangkapan tersebut merupakan hasil dari operasi intensif yang melibatkan sinergi instansi dan dukungan masyarakat setempat.
Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk, Arief Budi Prasetya, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi solid antara petugas Rutan Nganjuk dengan Polres Nganjuk, Kodim 0810/Nganjuk, Rutan Kelas IIB Gresik, Lapas Kelas I Surabaya, serta peran aktif warga yang memberikan informasi penting.
Operasi penangkapan dimulai sejak Senin dini hari, berbekal hasil pengumpulan data intelijen dan laporan masyarakat terkait dugaan lokasi persembunyian MHA. Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran secara menyeluruh di sekitar area yang diinginkan.
Puncak operasi terjadi sekitar pukul 05.48 WIB. Saat melakukan pemeriksaan di sebuah kandang sapi, petugas mengamati tumpukan jerami yang tampak tidak wajar. Setelah dilakukan pengecekan mendalam, MHA ditemukan bersembunyi di bawah jerami kering tersebut. Sekitar pukul 06.03 WIB, perbaikan itu berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa kembali ke Rutan Kelas IIB Nganjuk.

Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa dari seluruh pihak, mulai dari Polres Nganjuk, Kodim 0810/Nganjuk, Lapas Kelas I Surabaya, Rutan Kelas IIB Gresik, hingga Pemerintah Desa Jambi dan masyarakat yang turut membantu memberikan informasi,” ujar Arief.
Ia menegaskan, keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergitas antar instansi dalam menjaga keamanan dan penyelamatan di wilayah Nganjuk.
Pihak Rutan memastikan bahwa MHA akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sementara itu, kondisi Rutan Kelas IIB Nganjuk dilaporkan telah kembali aman dan kondusif, dengan seluruh aktivitas pelatihan warga binaan berjalan normal seperti sediakala.