Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Tunda Resmikan Museum Marsinah, Bupati Marhaen: Keputusan Penundaan Disambut dengan Sikap Positif oleh Pemda Warga Nganjuk Sekarang Bisa Cek Status Pembayaran PBB Online Lewat Pamong Sigap Tradisi Manusuk Sima Kabupaten Nganjuk Pemkab Nganjuk kolaborasi dengan Kejaksaan Sidang Paripurna DPRD Nganjuk Hari Jadi Nganjuk Diwarnai Aksi Bergizi, Puluhan Ribu Siswa SD,SMP dan SMA Ikut Ambil Bagian, Salah Satunya SMPN1

Berita

Kapolres Nganjuk Gelar Shalat Idul Fitri 1445 Hijriah di Lapangan Apel Polres Nganjuk

badge-check

Nganjuk | Updatenewstv– Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, bersama Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), Bhayangkari serta keluarga besar Polres Nganjuk menggelar Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah Tahun 2024. Rabu (10/04/2024).

Shalat Idul Fitri dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Nganjuk, bertindak sebagai Imam berikut Khatib adalah KH. Muhammad Nurhasan Pengasuh Pondok Pesantren Pakuncen Patianrowo Kabupaten Nganjuk.

Dalam khudbahnya, KH. Muhammad Nurhasan mengatakan di hari yang suci ini , kita semua harus merenung dan bersyukur atas nikmat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk dapat menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Sang Khatib juga mengingatkan pentingnya memuliakan orang tua yang telah mengasuh dan membesarkan kita sehingga kita bisa menjadi manusia yang berakhlak mulia. Ia menekankan bahwa penghormatan dan kasih sayang kepada orang tua adalah salah satu bentuk ibadah yang mendatangkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.

Ditemui setelah shalat Ied, Kapolres Nganjuk mengatakan hal senada dengan Khatib. Beliau mengungkapkan rasa syukurnya karena di hari yang penuh ampunan ini kita bisa bersilaturahmi dengan keluarga besar Polres Nganjuk baik orang tua maupun yang muda.

Saling memaafkan diantara kami merupakan hal yang paling indah dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri ini. Memaafkan satu sama lain adalah wujud dari kedermawanan hati dan kebesaran jiwa,” ujar AKBP Muhammad.

Kapolres juga menegaskan bahwa suasana Idul Fitri harus dijadikan momentum untuk membersihkan hati dari rasa iri, dengki dan kesalahan serta membangun hubungan yang lebih baik antara sesama.

Kita harus mampu mengedepankan rasa toleransi, saling menghargai, dan menghormati perbedaan demi terciptanya suasana yang harmonis di tengah masyarakat,” pungkasnya.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tunda Resmikan Museum Marsinah, Bupati Marhaen: Keputusan Penundaan Disambut dengan Sikap Positif oleh Pemda

30 April 2026 - 12:44 WIB

Bupati Nganjuk Menerima Penghargaan dari BKKBN, Penghargaan I telah diraih Bina Ketahanan Keluarga Balita & Anak TA 2025 & Penghargaan II Program Bangga Kencana Tahun 2025

30 April 2026 - 03:05 WIB

Bawang Merah Asal Nganjuk, Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

29 April 2026 - 23:49 WIB

Bawang merah asal Kabupaten Nganjuk

DPUPR Nganjuk Perkuat Kualitas Tenaga Kerja, Gelar Sertifikasi SKK Konstruksi dan Pelaksana

29 April 2026 - 13:54 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf, Dampak Insiden Bekasi Timur Sejumlah KA Alami Kelambatan Tinggi

29 April 2026 - 08:03 WIB

Trending di Berita