
Nganjuk | Updatenewstv- Warga Nganjuk dibuat geger oleh kaburnya seorang narapidana dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Nganjuk, Kamis (22/1/2026) siang. Aksi pelarian nekat itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, tepat di waktu azan Dzuhur, dengan cara memanjat lalu melompat dari tembok sisi selatan rutan setinggi kurang lebih empat meter.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pedagang es cincau yang berjualan tak jauh dari lokasi rutan. Saksi mata, Dede Andriana, mengaku melihat langsung seorang pria melompat dari tembok rutan dan bergerak cepat menjauh.

Awalnya saya lagi jualan, terus nengok ke arah rutan kok ada orang mau keluar. Tahu-tahu langsung loncat ke bawah. Bajunya sempat nyangkut kawat berduri, habis itu dilepas sama dia,” ungkap Dede saat ditemui di lokasi.
Menurut Dede, narapidana tersebut kemudian berjalan cepat ke arah selatan sebelum berbelok ke barat, tepatnya ke arah masjid. Ia sempat merasa ragu untuk berteriak, namun akhirnya langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas yang berjaga di depan rutan.
Saya langsung bilang ke petugas, ‘Pak, itu ada yang loncat’. Petugasnya sempat bingung, terus masuk buat laporan. Pas saya lihat lagi, orangnya sudah enggak kelihatan,” tambahnya.
Dede juga mengungkapkan ciri-ciri pelaku saat kabur. Narapidana tersebut mengenakan kemeja oranye dengan kaos hitam di dalamnya serta celana panjang hitam. Kemeja oranye itu sempat tersangkut kawat dan kemudian dilepas, lalu diselempangkan oleh pelaku saat melarikan diri.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk, Aris Prasetyo, membenarkan adanya satu orang tahanan yang berhasil kabur. Ia menyebutkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.

Iya benar, kami sedang melakukan pengejaran. Mohon maaf, informasinya masih terbatas karena saya langsung dapat laporan dan segera ke lapangan,” ujar Aris singkat.
Ia juga memastikan bahwa pelarian dilakukan dengan cara melompat keluar dari area rutan, namun belum bisa merinci lebih jauh terkait latar belakang kasus narapidana tersebut.
Untuk kasusnya, nanti kami pastikan dulu ya,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalis UpdateNewsTV, narapidana yang kabur tersebut diduga bernama Mohammad Hairul, pria asal Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Ia merupakan terpidana kasus pencurian sebagaimana diatur dalam Pasal 362 KUHP.

Hingga berita ini diturunkan, aparat rutan bersama pihak terkait masih melakukan pencarian dan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian narapidana tersebut. Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor apabila melihat orang dengan ciri-ciri sesuai keterangan.
(Ricko)