Pangdam V/Brawijaya Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk, Akses Warga yang Rusak 40 Tahun Kini Teratasi

Nganjuk | Updatenewstv- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, MA, bersama Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0810/Nganjuk dengan meninjau langsung pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Kamis (5/3/2026).

Jembatan Cable Statis Perintis Garuda Tahap II tersebut kini berdiri kokoh di atas Sungai Anak Widas dan menjadi penghubung antara Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan dengan Dusun Kentingan, Desa Puhkerep. Keberadaan jembatan ini sangat penting karena mampu mempersingkat jarak tempuh warga sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat saat beraktivitas sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, MA, menyampaikan rasa syukurnya karena pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat.

Alhamdulillah kita sudah bisa menyelesaikan salah satu jembatan Perintis Garuda di Jawa Timur, tepatnya di Desa Bagor Wetan ini. Dalam waktu kurang lebih 40 hari kita bisa membangun jembatan dengan panjang 60 meter dan lebar 1,8 meter,” ujarnya.

Ia menambahkan, jembatan tersebut menjadi salah satu proyek percontohan yang dibangun oleh TNI Angkatan Darat melalui program Jembatan Perintis Garuda.

Program ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat untuk mempercepat pembangunan jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia, khususnya yang masih mengalami keterbatasan akses.

Jawa Timur sendiri saat ini sudah membentuk tim di setiap Korem, total ada 12 tim. Setiap Korem yang ditargetkan dapat membangun sekitar 10 hingga 15 jembatan per bulan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan perintis tersebut dikhususkan untuk membuka akses vital masyarakat, mulai dari jalur menuju lahan pertanian, penghubung antar kampung, hingga akses menuju fasilitas umum seperti sekolah, sarana pendidikan, dan pasar.

Lebih lanjut, Pangdam berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekaligus dijaga dan dirawat bersama.

Harapannya yang pertama tentu jembatan ini bermanfaat bagi masyarakat desa sekitar, baik untuk akses menuju sarana umum maupun untuk meningkatkan perekonomian, khususnya produksi pertanian,” katanya.

Ia juga mengingatkan warga agar menjaga fasilitas tersebut dengan baik, mengingat jembatan itu telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat.

Masyarakat di sini sudah menunggu kurang lebih 40 tahun agar jembatan ini diperbaiki. Sekarang sudah jadi, maka saya mohon benar-benar dirawat dan digunakan sebaik-baiknya karena ini milik desa dan digunakan oleh masyarakat,” tutupnya.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini, mobilitas warga yang diharapkan semakin lancar serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat wilayah pedesaan Kabupaten Nganjuk.

 

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *