Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Tunda Resmikan Museum Marsinah, Bupati Marhaen: Keputusan Penundaan Disambut dengan Sikap Positif oleh Pemda Warga Nganjuk Sekarang Bisa Cek Status Pembayaran PBB Online Lewat Pamong Sigap Tradisi Manusuk Sima Kabupaten Nganjuk Pemkab Nganjuk kolaborasi dengan Kejaksaan Sidang Paripurna DPRD Nganjuk Hari Jadi Nganjuk Diwarnai Aksi Bergizi, Puluhan Ribu Siswa SD,SMP dan SMA Ikut Ambil Bagian, Salah Satunya SMPN1

Berita

Ratusan Guru Non ASN Terima Bantuan Modal Usaha dari Mas Dhito

badge-check

Kediri | Updatenewstv- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali memberikan kepedulian terhadap kesejahteraan guru berstatus non Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer.

Untuk membangun kemandirian ekonomi, tak sekedar mendorong untuk berwirausaha, Mas Dhito sapaan akrabnya juga memberikan bantuan modal untuk pengembangan usaha.

Sebanyak 242 orang guru dan tenaga pendidikan yang telah memiliki usaha mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) permodalan. Masing-masing mendapatkan Rp3 juta.

Kita fokus guru non ASN, jadi guru-guru ini kita berikan perhatian ekstra,” kata Mas Dhito usai penyerahan bantuan secara simbolis di Gedung Bagawanta Bhari, Rabu (10/9) siang.

Perhatian yang diberikan Mas Dhito kepada mereka tak hanya bantuan modal. Sejak kepemimpinannya di periode pertama, Mas Dhito juga telah menyalurkan bantuan berupa tambahan insentif kepada guru ataupun pegawai non ASN.

Dengan modal usaha yang diberikan kali ini, Mas Dhito mengingatkan supaya bantuan yang diterima benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai modal pengembangan usaha yang telah dijalankan.

Kita minta (bantuan ini) jangan digunakan untuk hal-hal yang sifatnya tidak substantif,” pesan Mas Dhito.

Mereka yang mendapatkan bantuan permodalan ini memiliki usaha beragam, seperti membuka warung, jualan pakaian, toko kelontong, usaha kaki lima, jualan snack, atau pun jualan makanan di kantin.

Binti Erfa Jumala, salah satu penerima bantuan modal yang berprofesi sebagai pengajar Taman Kanak-Kanak (TK) mengaku telah mengabdi menjadi guru selama 21 tahun.

Selain sebagai guru, dia juga memiliki usaha catering yang telah berjalan lima tahun. Bantuan yang diterima rencananya akan dimanfaatkan untuk membeli peralatan oven tangkring.

Sampai saat ini belum punya. Saya senang sekali mendapatkan bantuan (modal) ini semoga usaha saya dapat berkembang dan lancar,” ucap guru dari Kecamatan Gampengrejo itu.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tunda Resmikan Museum Marsinah, Bupati Marhaen: Keputusan Penundaan Disambut dengan Sikap Positif oleh Pemda

30 April 2026 - 12:44 WIB

Bupati Nganjuk Menerima Penghargaan dari BKKBN, Penghargaan I telah diraih Bina Ketahanan Keluarga Balita & Anak TA 2025 & Penghargaan II Program Bangga Kencana Tahun 2025

30 April 2026 - 03:05 WIB

Bawang Merah Asal Nganjuk, Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

29 April 2026 - 23:49 WIB

Bawang merah asal Kabupaten Nganjuk

DPUPR Nganjuk Perkuat Kualitas Tenaga Kerja, Gelar Sertifikasi SKK Konstruksi dan Pelaksana

29 April 2026 - 13:54 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf, Dampak Insiden Bekasi Timur Sejumlah KA Alami Kelambatan Tinggi

29 April 2026 - 08:03 WIB

Trending di Berita