
Nganjuk | Updatenewstv – 16 ASN peserta seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemkab Nganjuk dinyatakan lolos tahap administrasi, melalui pengumuman resmi yang dirilis ketua panitia seleksi (pansel) pada Senin (27/4/2026).
16 peserta tersebut berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, memperebutkan empat kursi strategis kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Nganjuk.
Empat jabatan yang diperebutkan tersebut saat ini memang lowong. Di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Direktur RSUD Nganjuk.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Nganjuk, Adam Muharto mengatakan, awalnya terdapat 19 pelamar yang mendaftar. Namun, setelah melalui verifikasi administrasi oleh panitia seleksi, tiga orang dinyatakan tidak memenuhi syarat.
“Sebanyak 16 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dari total 19 pelamar. Mereka akan bersaing memperebutkan empat jabatan kepala OPD,” ujar Adam, Selasa (28/4/2026).
Menariknya, dari total peserta yang lolos, terdapat pelamar dari luar daerah. Salah satunya berasal dari Pemkab Mojokerto yang ikut bersaing dalam seleksi terbuka tersebut.
Adam mengatakan, keterlibatan peserta dari luar daerah merupakan hal yang wajar dan telah diatur dalam regulasi.

“Semua memiliki peluang selama syarat-syaratnya terpenuhi. Aturan pelamar dari luar daerah itu sudah lama, melalui Permendagri Nomor 15 Tahun 2019,” ungkapnya.
Menurut Adam, sejak awal pengumuman seleksi dibuka, pihaknya telah menyebarluaskan informasi ke seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur, bahkan secara nasional melalui platform resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Jadi waktu pengumuman awal, kami sebarkan ke seluruh pemda se-Jatim dan juga diunggah ke aplikasi BKN, sehingga dari seluruh Indonesia bisa mendaftar,” imbuhnya.
Sesuai jadwal, lanjut Adam, para peserta yang lolos administrasi akan mengikuti uji kompetensi (assessment) manajerial dan sosial kultural pada 4 Mei 2026 di Assessment Center BKD Provinsi Jawa Timur di Surabaya.
Setelah tahapan tersebut, peserta akan kembali disaring untuk mengikuti penulisan makalah, dilanjutkan dengan sesi wawancara. Dari seluruh rangkaian seleksi itu, nantinya akan ditetapkan kandidat terbaik yang kemudian dilantik oleh Bupati Nganjuk.
“Prosesnya setelah assessment, ada tahap penulisan makalah dan wawancara, hingga akhirnya nanti dipilih dan dilantik oleh Bupati (Nganjuk),” pungkas Adam.
Untuk diketahui, jabatan Kepala Dinas PUPR Nganjuk terdapat empat nama pelamar yang dinyatakan lolos. Masing-masing adalah Agung Endro Laksono, Daans Fritsam Aponno, Hany Adi Nugroho dan Onny Supriyono.
Berikutnya, jabatan Kepala DPMPTSP Nganjuk diperebutkan empat orang, yakni Dwi Tristanti, Moch Jainuri, Nugroho dan Sudarmono
Sedangkan kursi Kepala BKPSDM Nganjuk diperebutkan oleh empat pelamar masing-masing Agus Heri Widodo, Moch. Yudi Arifin, Nuri Prihandoko dan Sumadi.
Adapun jabatan Direktur RSUD Nganjuk diperebutkan oleh Erawati Armayani, Isbatuhul Khoirod, Lenny Buana Wuriningtyas dan Sentot Priyambodo. Isbatuhul Khoirod adalah ASN yang berasal dari Pemkab Mojokerto.
Selain nama tersebut, sebenarnya ada dua peserta lagi yang berasal dari Pemprov DKI Jakarta yang melamar posisi Kepala Dinas PUPR Nganjuk dan ASN asal Pemkab Boalemo Gorontalo yang melamar posisi Kepala BKPSDM Nganjuk. Namun kedua dinyatakan tidak lolos.
(TIM)