
Nganjuk | Updatenewstv- Puluhan warga Dusun Pojok, Desa Tanjungkalang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, harus dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah diduga mengalami keracunan makanan usai menghadiri acara hajatan tujuh bulanan kehamilan di rumah salah satu Ketua RT setempat pada Selasa malam, 22 April 2025.
Sebanyak 12 warga dari RT 1 RW 10 Dusun Pojok dirawat intensif di Puskesmas Kecamatan Prambon. Mereka mengalami gejala seperti mual, pusing, lemas, muntah, hingga diare tak lama setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan dalam hajatan tersebut.
Ika Yuana, salah satu korban keracunan, mengaku mulai merasa tidak enak badan usai menyantap berkat dari hajatan yang dibawakan oleh sang suami.

Saya merasa mual, pusing, dan badan lemas setelah makan nasi, mie, dan sambal goreng lauk ayam dari hajatan di rumah Ketua RT,” ujar Ika.
Koordinator UGD Puskesmas Prambon, Dika Kurnia Utama, membenarkan bahwa para korban diduga mengalami keracunan makanan.

Awalnya ada 12 orang yang dirawat, tujuh di antaranya sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan. Sebagian besar mengeluhkan gejala yang muncul setelah menyantap makanan dari hajatan,” jelas Dika.
Pihak kepolisian menyebut jumlah korban kemungkinan masih akan bertambah.
Berdasarkan data sementara, setidaknya ada 30 warga yang mengalami gejala serupa dan kini dirawat di beberapa tempat, yaitu Puskesmas Ngronggot, Klinik Medis Ngronggot, serta RS Muhammadiyah Kediri.
Penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk memastikan penyebab keracunan dan sumber kontaminasi makanan dalam hajatan tersebut.
(Ricko)