Menu

Mode Gelap
Memperingatin Hari Buruh di Nganjuk Berlangsung Damai, Kapolres Hadiri Tabur Bunga dan Tasyakuran Momentum May Day, PKB Nganjuk Launching Hari Fraksi HALO PKB NGANJUK Inilah Pernyataan Sikap IJTI Dalam Sambut Hari Buruh Sedunia KONI Kota Kediri Gelar FGD Sport Tourism Dalam Wacana Tuan Rumah Porprov Jatim 2029 Bupati Marhaen Tegaskan Bakal Kawal Hak Buruh Saat Peringatan May Day di Makam Pahlawan Marsinah Peringati Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Jadi Ajang Gali Potensi Atlet Muda

Lainnya

Abaikan Peringatan, Dua Kejadian Tertemper Terjadi di Wilayah Daop 7 Madiun, KAI Tegaskan Disiplin Keselamatan di Jalur KA

badge-check

Madiun, 19 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan keprihatinan atas dua kejadian tertempernya Orang Tidak Dikenal (OTK) dan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah operasional Daop 7 Madiun pada Kamis (19/3).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa kedua kejadian tersebut terjadi di lokasi yang berbeda, yakni di petak jalan antara Kediri – Ngadiluwih serta di perlintasan sebidang JPL 90 emplasemen Baron.

“Pada prinsipnya, jalur kereta api merupakan area steril yang hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api. Segala bentuk aktivitas masyarakat di jalur rel sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” jelas Tohari.

Adapun kejadian pertama melibatkan KA 408 (CL Dhoho) yang tertemper OTK di Km 184+800 petak Kediri – Ngadiluwih pada pukul 18.54 WIB. Masinis telah memberikan peringatan dengan membunyikan semboyan 35 berulang kali, namun tidak diindahkan sehingga kejadian tidak dapat dihindari. Peristiwa ini mengakibatkan keterlambatan perjalanan KA selama 2 menit.

Sementara itu, kejadian kedua melibatkan KA 71 (Mutiara Selatan) yang tertemper sepeda motor di JPL 90 emplasemen Baron pada pukul 19.34 WIB. Kendaraan diketahui menerobos perlintasan yang palang pintunya sudah dalam kondisi tertutup. Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA mengalami keterlambatan selama 11 menit.

“Dalam kedua kejadian tersebut, masinis telah menjalankan prosedur keselamatan dengan membunyikan semboyan 35 sebagai peringatan. Namun, karena tidak diindahkan, insiden tidak dapat dihindari,” tambah Tohari.

*KAI Daop 7 Madiun kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan di sekitar jalur kereta api, di antaranya:*

Tidak beraktivitas di jalur kereta api selain untuk kepentingan operasional.

Mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang.

Tidak menerobos palang pintu yang sudah mulai ditutup.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Disiplin dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan di perlintasan maupun di jalur rel,” tegas Tohari.

KAI Daop 7 Madiun juga terus mengingatkan kampanye keselamatan melalui slogan:

#BERTEMAN
Berhenti, Tengok Kiri-Kanan, Aman, Berjalan

Sebagai bagian dari upaya menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman, khususnya dalam momentum Mudik 2026, KAI mengajak masyarakat untuk bersama meraih kemenangan dengan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Memperingatin Hari Buruh di Nganjuk Berlangsung Damai, Kapolres Hadiri Tabur Bunga dan Tasyakuran

2 Mei 2026 - 00:29 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sayangkan Insiden Truk Mogok di Perlintasan Hingga Tertemper KA Dhoho

29 April 2026 - 07:56 WIB

Membanggakan ! Bupati Marhaen Djumadi Terima Penghargaan Tingkat Nasional, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX Tahun 2026 di Kementerian Dalam Negeri

27 April 2026 - 04:58 WIB

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

25 April 2026 - 04:03 WIB

BULOG Kediri Sewa Gudang Untuk Tampung Lonjakan Stok, Sedangkan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

24 April 2026 - 12:15 WIB

Trending di Lainnya