
Nganjuk / Updatenewstv – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan ke Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu siang (11/4/2026).
Kunjungan tersebut untuk meninjau program pembangunan sumur bor, sebagai solusi krisis air yang selama ini dikeluhkan warga desa setempat. Khususnya petani yang masih bergantung pada hujan.
Dody mengatakan, pembangunan sumur bor ini merupakan respons atas keluhan warga melalui kepala desa, terkait kondisi lahan pertanian yang tandus dan minim sumber air.
“Hasil uji geolistrik menunjukkan kedalaman pengeboran mencapai sekitar 150 meter. Saat ini sudah ada dua titik yang mulai dikerjakan,” ujar Dody, Sabtu (11/4/2026).
Menurut Dody, program ini merupakan upata pemerintah mengantisipasi musim kemarau panjang pada 2026 serta mendukung program kedaulatan pangan nasional.
Ia menargetkan dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, sumber air bersih di Desa Oro-Oro Ombo sudah dapat dimanfaatkan. Yakni untuk kebutuhan pertanian maupun untuk keperluan rumah tangga masyarakat.
Selain pengeboran, lanjut Dody, Kementerian PU juga akan menyiapkan jaringan distribusi air hingga ke sawah melalui pipa. Serta, pembangunan saluran tersier agar pemanfaatan air lebih efektif dan efisien.
Dody juga mengingatkan pentingnya pengelolaan air secara bijak. Menurutnya, air merupakan sumber daya terbatas yang harus dijaga untuk keberlanjutan generasi mendatang.

“Jangan sampai kita boros, sehingga anak cucu kita nanti kesulitan mendapatkan air,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Oro-Oro Ombo, Bismoko, mengatakan bahwa bantuan sumur bor ini berawal dari pengajuan pihak desa ke Kementerian PU. Ia menyebut, dari total 135 hektare lahan pertanian, ketersediaan air sering habis saat memasuki masa tanam kedua.
“Selama ini sawah kami tadah hujan. Biasanya di musim tanam kedua sudah kekurangan air. Kami sangat bersyukur ada bantuan ini,” kata Bismoko.
Menurut Bismoko, pihak desa akan mengajukan tambahan satu titik lagi untuk memenuhi kebutuhan air secara merata.
(TIM)