Menu

Mode Gelap
Berkunjung ke Peternak di Nganjuk, Gubernur Khofifah Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban di Jawa Timur Aman Memperingatin Hari Buruh di Nganjuk Berlangsung Damai, Kapolres Hadiri Tabur Bunga dan Tasyakuran Momentum May Day, PKB Nganjuk Launching Hari Fraksi HALO PKB NGANJUK Inilah Pernyataan Sikap IJTI Dalam Sambut Hari Buruh Sedunia KONI Kota Kediri Gelar FGD Sport Tourism Dalam Wacana Tuan Rumah Porprov Jatim 2029 Bupati Marhaen Tegaskan Bakal Kawal Hak Buruh Saat Peringatan May Day di Makam Pahlawan Marsinah

Pemerintahan

Berkunjung ke Peternak di Nganjuk, Gubernur Khofifah Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban di Jawa Timur Aman

badge-check

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wabup Nganjuk pantau aktivitas peternak sapi di Sukorejo Loceret Nganjuk (Istimewa)

update-newstv.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Gubernur Khofifah Indar Parawansa, memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi surplus. Stok sapi, kambing, hingga domba mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Hal ini di sampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memantau aktivitas peternak sapi di Desa  Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (2/5/2026).

Secara rinci, ketersediaan sapi tercatat sebanyak 629.119 ekor dengan kebutuhan sekitar 70.550 ekor, kambing 940.693 ekor dengan kebutuhan 297.900 ekor, domba 484.468 ekor dengan kebutuhan 58.600 ekor.

Khofifah menyebut beberapa kesiapan telah dilakukan, mulai dari ketersediaan ternak, jaminan kesehatan hewan, hingga dukungan sumber daya manusia dan infrastruktur pemotongan.

“Alhamdulillah, ketersediaan ternak kurban di Jawa Timur tahun ini sangat mencukupi bahkan surplus. Ini menjadi jaminan bahwa masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang,” ucap Khofifah.

 

“Kemudian stok kerbau 1.698 ekor dengan kebutuhan sekitar 10 ekor. Kondisi ini menunjukkan angka surplus yang cukup signifikan pada seluruh jenis ternak kurban di Jawa Timur,” imbuh Khofifah.

Selain memastikan ketersediaan, Pemprov Jatim juga menyiapkan tenaga profesional untuk menjaga kesehatan hewan kurban dan mutu daging. Langkah ini dilakukan agar proses kurban berjalan aman dan sesuai standar.

Tercatat sebanyak 950 dokter hewan, 1.500 paramedik veteriner, serta 1.997 juru sembelih halal (JULEHA) bersertifikat telah disiagakan di 38 kabupaten/kota guna mendukung kelancaran pelaksanaan kurban.

“Seluruh petugas akan melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, serta daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal,” tegas Khofifah

Dari sisi infrastruktur, Jawa Timur ditopang 208 pasar hewan, 2.318 lapak penjualan, 133 RPH-R, serta lebih dari 25 ribu lokasi pemotongan yang siap digunakan, didukung 2.670 petugas pemeriksa kesehatan hewan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Marhaen Tegaskan Bakal Kawal Hak Buruh Saat Peringatan May Day di Makam Pahlawan Marsinah

1 Mei 2026 - 07:08 WIB

Presiden Prabowo Tunda Resmikan Museum Marsinah, Bupati Marhaen: Keputusan Penundaan Disambut dengan Sikap Positif oleh Pemda

30 April 2026 - 12:44 WIB

Warga Nganjuk Sekarang Bisa Cek Status Pembayaran PBB Online Lewat Pamong Sigap

30 April 2026 - 11:30 WIB

Tradisi Manusuk Sima Kabupaten Nganjuk

30 April 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Nganjuk kolaborasi dengan Kejaksaan

30 April 2026 - 09:26 WIB

Trending di Gaya Hidup