Menu

Mode Gelap
Memperingatin Hari Buruh di Nganjuk Berlangsung Damai, Kapolres Hadiri Tabur Bunga dan Tasyakuran Momentum May Day, PKB Nganjuk Launching Hari Fraksi HALO PKB NGANJUK Inilah Pernyataan Sikap IJTI Dalam Sambut Hari Buruh Sedunia KONI Kota Kediri Gelar FGD Sport Tourism Dalam Wacana Tuan Rumah Porprov Jatim 2029 Bupati Marhaen Tegaskan Bakal Kawal Hak Buruh Saat Peringatan May Day di Makam Pahlawan Marsinah Peringati Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Jadi Ajang Gali Potensi Atlet Muda

Lainnya

Dua Bocah Tenggelam di Sungai Cangkringan Nganjuk, Satu Meninggal Dunia

badge-check


					Dua Bocah Tenggelam di Sungai Cangkringan Nganjuk, Satu Meninggal Dunia Perbesar

Nganjuk | Updatenewstv- Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Cangkringan, Desa Sekarputih, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Rabu (18/3/2026). Dua bocah yang tengah bermain di tepi sungai diduga terpeleset hingga tercebur ke aliran air. Satu anak berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya ditemukan dalam kondisi kematian dunia.

Kejadian bermula saat kedua korban bermain di sekitar sungai yang berada tepat di belakang organisasi warga. Tanpa diduga, keduanya terpeleset dan jatuh ke dalam sungai dengan arus yang cukup deras.

Jamil, ayah dari korban selamat Muhammad Akmal Muzakki (3,5), mengaku mengetahui kejadian tersebut dari informasi warga sekitar. Ia langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisinya.

Saya dapat kabar dari tetangga kalau anak saya jatuh ke sungai. Saya langsung ke lokasi, Alhamdulillah anak saya bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Akmal berhasil menyelamatkan berkat respon cepat warga yang mendengar teriakan minta tolong dari dalam sungai. Salah satu warga yang berada di sekitar lokasi langsung turun ke sungai dan mengevakuasi korban.

Warga mendengar suara tangisan, lalu suami tetangga langsung turun ke sungai dan menyelamatkan anak saya,” tambah Jamil.

Namun naas, nasib berbeda dialami teman bermainnya, Mochamad Kenzo Ardana Cannavaro (5). Ia terbawa arus sungai dan sempat hilang sebelum akhirnya ditemukan sekitar satu kilometer dari titik awal kejadian dalam kondisi tidak bernyawa.

Pencarian korban dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama tim dari BPBD Nganjuk, serta dibantu aparat kepolisian dan TNI. Jamil juga ikut serta dalam proses penyisiran sungai.

Saya mencari bersama warga. Saat ditemukan, kondisinya sudah meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD setempat, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berisiko seperti sungai.

 

(Ricko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Memperingatin Hari Buruh di Nganjuk Berlangsung Damai, Kapolres Hadiri Tabur Bunga dan Tasyakuran

2 Mei 2026 - 00:29 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sayangkan Insiden Truk Mogok di Perlintasan Hingga Tertemper KA Dhoho

29 April 2026 - 07:56 WIB

Membanggakan ! Bupati Marhaen Djumadi Terima Penghargaan Tingkat Nasional, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX Tahun 2026 di Kementerian Dalam Negeri

27 April 2026 - 04:58 WIB

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

25 April 2026 - 04:03 WIB

BULOG Kediri Sewa Gudang Untuk Tampung Lonjakan Stok, Sedangkan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

24 April 2026 - 12:15 WIB

Trending di Lainnya