Ketua DPC Gerindra Nganjuk Komitmen Jaga Amanah Bantuan Presiden untuk Abang Becak

Nganjuk | Updatenewstv- Tak tega melihat para abang becak lanjut usia yang masih harus mengayuh di tengah terik matahari dan tanjakan demi menghidupi keluarga, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 220 unit becak listrik kepada pengemudi becak di Kabupaten Nganjuk. Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Kegiatan berlangsung di Pendopo KRT Sosroekoesoemo Kabupaten Nganjuk, Kamis (26/2/2026), dan melibatkan jajaran Forkopimda serta tokoh daerah.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha GSN, Firman Dahlan, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar membagikan kendaraan, melainkan bentuk keberpihakan nyata kepada masyarakat kecil.

Kami ingin agar pengemudi becak dapat bekerja lebih ringan, biaya operasional lebih hemat, dan pendapatan meningkat. Ini juga bagian dari dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo tergerak melihat kondisi para abang becak yang sebagian besar telah berusia lanjut, bahkan ada yang mencapai 70 tahun namun masih harus mengayuh becak setiap hari.

Sebagai pahlawan keluarga, bapak-bapak ini mencari nafkah dalam kondisi panas, hujan, hingga medan menanjak. Menurut beliau, hal ini tidak boleh terus terjadi. Karena itu diberikan becak listrik agar beban mereka lebih ringan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Nganjuk, Jianto, menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menyebut bantuan ini murni berasal dari dana pribadi Presiden, bukan dari APBN.

Kami sebagai kader tentu mendukung dan mengapresiasi program Presiden melalui yayasan beliau. Ini murni dari kantong pribadi beliau untuk membantu abang becak di Kabupaten Nganjuk,” katanya.

Sebanyak 220 pengemudi becak menerima tahap pertama. Ke depan, berencana merencanakan penambahan 200 unit pada tahap berikutnya agar lebih banyak warga yang terbantu.

Jianto juga menegaskan bahwa becak listrik tersebut tidak boleh diperjualbelikan atau digadaikan. DPC Gerindra Nganjuk bersama pihak terkait akan melakukan pengawasan agar bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan penerima.

Pesan beliau jelas, becak listrik ini tidak boleh dijual atau digadaikan. Harus dimanfaatkan untuk mencari nafkah dan meningkatkan ekonomi keluarga,” tegasnya.

Acara tersebut juga turut dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh Mohamad Taufan Yudha Bhakti, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, anggota DPRD, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk.

Program ini diharapkan menjadi angin segar bagi para abang becak di Nganjuk, sekaligus langkah nyata dalam mendorong transportasi ramah lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil.

 

(Ricko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *