Muscab PKB Nganjuk Berlangsung Dinamis, Lima Nama Mencuat sebagai Kandidat Ketua DPC

Nganjuk | Updatenewstv- Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk berlangsung penuh dinamika. Agenda yang digelar di salah satu hotel di wilayah Nganjuk pada Sabtu malam (4/4/2026) ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Dalam forum tersebut, sedikitnya lima nama kader internal mencuat sebagai kandidat kuat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Nganjuk. Mereka dinilai memiliki rekam jejak, kapasitas, serta dukungan yang cukup solid di lingkungan partai.

Kelima nama yang mengemuka yakni Mochammad Mashuri, Ulum Basthomi, Burhanudin El Arif, Abdullah Faqih Almarzuqi, dan Muhammad Nur Daenuri. Seluruhnya merupakan kader aktif yang telah lama berkiprah di struktur maupun legislatif PKB Nganjuk.

Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menegaskan proses penentuan calon tidak dilakukan melalui pemungutan suara terbuka. Menurutnya, mekanisme yang digunakan mengedepankan musyawarah serta memetakan kader secara menyeluruh.

Tidak ada pemungutan suara secara terbuka. Calon ketua merupakan hasil musyawarah dan pemetaan kader. Selanjutnya mereka akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang digelar DPP PKB sebelum penghentian,” ujar Daniel.

Ia menambahkan, proses penjaringan masih berlangsung dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari DPP, DPW Jawa Timur, hingga struktur DPC dan tingkat PAC.

Pemetaan dilakukan oleh tim DPP PKB bersama DPW Jatim. Selain itu, DPC dan PAC juga diberi ruang untuk rekomendasi nama,” jelasnya.

Daniel menilai, munculnya banyak kandidat justru mencerminkan sehatnya iklim demokrasi di internal PKB. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa proses regenerasi kepemimpinan berjalan dengan baik.

Ini bukti bahwa PKB di Nganjuk mempunyai banyak kader potensial. Semua punya peluang yang sama, tinggal bagaimana mekanisme pihak yang menentukan nantinya,” tambahnya.

Lebih dari sekedar pemilihan ketua, Muscab PKB juga menjadi forum strategi untuk merumuskan program kerja serta arah kebijakan politik ke depan, terutama dalam menghadapi agenda politik yang akan datang.

Daniel juga menekankan pentingnya peran DPC PKB Nganjuk ke depan, khususnya dalam menjawab permasalahan, termasuk masyarakat sektor pertanian yang dinilai krusial.

Ke depan, DPC PKB harus menjadi kekuatan dalam mengatasi permasalahan masyarakat, terutama di bidang pertanian. Ini penting untuk menjaga ketahanan pangan di tengah situasi krisis,” tutupnya.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *