
Nganjuk | Updatenewstv- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan produktif di era digital. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui kegiatan Pelatihan Digital Marketing bertema “Strategi Konten Sosial Media yang Menghasilkan Cuan” , yang digelar di Kantor DPC PKB Nganjuk, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan ini terdiri dari Anggota DPRD Jawa Timur Dapil XI, Abdullah Muhdi, Ketua DPC PKB Nganjuk sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nganjuk, Ulum Bastomi, serta jajaran pengurus PKB Nganjuk. Selain itu, pelatihan juga menghadirkan narasumber senior sekaligus kreator konten dan stand-up komedian asal Nganjuk, Prasadrip (Jimbun), yang membagikan pengalaman seputar pembuatan konten kreatif dan strategi membangun personal branding di media sosial.
Peserta kegiatan merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Nganjuk, yang terdiri dari kalangan muda hingga penggerak komunitas digital.
Dalam sambutannya, Ulum Bastomi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil dialog publik yang pernah digelar PKB beberapa waktu lalu. Dari kegiatan tersebut, banyak aspirasi masyarakat yang meminta agar ada pelatihan digital marketing untuk anak muda.
Hari ini kita mengadakan pelatihan digital marketing untuk anak-anak muda. Ini tanggapan dari aspirasi beberapa komunitas yang ingin kegiatan semacam ini. Kita tahu, penggunaan gadget dan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, apalagi bagi anak muda,” ujar Ulum Bastomi.
Ia menambahkan, pelatihan ini bertujuan agar generasi muda tidak hanya menggunakan HP untuk hiburan semata, tetapi bisa memanfaatkannya untuk hal yang lebih produktif dan menguntungkan secara ekonomi.

Banyak orang tua mengeluh, anak muda sekarang lebih sering di kamar utama HP, tapi malah terjebak hal negatif seperti investasi bodong atau game online yang menguras uang. Dari pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa HP juga bisa menghasilkan uang, asal dimanfaatkan dengan benar,” tegasnya.
Ulum juga mengingatkan pentingnya etika dan kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial.
Selain belajar membuat konten yang menarik, anak-anak muda juga harus paham bahwa media sosial bisa berdampak positif maupun negatif. Jadi, gunakanlah dengan bijak agar tidak menimbulkan fitnah atau merugikan diri sendiri,” pesannya.
Sementara itu, Prasadrip (Jimbun) dalam materinya membagikan berbagai tips praktis seputar cara membangun konten yang menarik, strategi meningkatkan engagement, serta peluang monetisasi di berbagai platform digital.
Kehadirannya disambut antusias para peserta yang aktif berdiskusi dan mencoba langsung membuat ide konten di sesi praktik.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi anak muda Nganjuk untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis digital serta memperluas jaringan di dunia bold.
(Ricko)