Ribuan warga nganjuk gelar aksi damai dukung program MBG jalan terus'( terima kasih pak presiden prabowo)

Nganjuk-Updatenewstv– Ribuan masa yang tergabung dalam Aliansi Wong Nganjuk Bersatu, termasuk para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Nganjuk, turun ke jalan untuk menggelar aksi damai demi menyuarakan dukungan moral agar program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dipertahankan.

Massa yang didominasi oleh kalangan ibu rumah tangga, pemuda, hingga kader sosial ini melakukan konvoi tertib dari Stadion Anjuk Ladang. Sembari membawa spanduk dan pamflet, mereka berjalan menyusuri jalur protokol kota untuk menyampaikan lima poin pernyataan sikap mereka.

Koordinator Aksi, Riki Sugianto, menegaskan bahwa kehadiran program MBG memberikan dampak instan yang sangat positif, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak serta meringankan beban ekonomi harian masyarakat bawah.

Bacaan Lainnya

Program MBG menurut kami sangat bagus dan harus dilanjutkan. Kalau ada kekurangan dalam pelaksanaannya, yang dievaluasi adalah pelaksanaannya, bukan programnya yang dihentikan,” ujar Riki dengan lantang usai aksi.

Aspirasi ribuan warga di lapangan ini beriringan dengan langkah serius Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang selama ini gencar mengawal distribusi MBG. Program ini difokuskan menyasar kelompok rentan, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita non-PAUD (MBG 3B).

Guna memastikan bantuan pangan ini tepat sasaran, lini lapangan seperti Tim Pendamping Keluarga (TPK) bersama ratusan kader aktif bahkan dikerahkan untuk mendistribusikan makanan bergizi secara *door-to-door* langsung dari pangkalan dapur SPPG ke rumah-rumah warga pelosok.

Massa menilai program ini terlalu strategis untuk dihentikan hanya karena kendala teknis di lapangan. Namun, Aliansi Wong Nganjuk Bersatu juga bersikap kritis terhadap bayang-bayang korupsi dan menuntut adanya pengawasan hukum yang super ketat.

Kami berharap aparat penegak hukum menindak tegas siapa saja yang melakukan kecurangan atau mengalihfungsikan anggaran MBG. Programnya harus tetap berjalan, tetapi pelanggarannya harus ditindak,” ucap Riki menambahkan.

Sebagai simbol komitmen dan perlawanan terhadap segala bentuk pelemahan program, ribuan peserta aksi membubuhkan tanda tangan bersama di atas spanduk putih raksasa. Mereka mendesak Pemkab Nganjuk untuk segera meneruskan petisi ini ke pemerintah pusat agar MBG tetap dikawal sebagai program strategis nasional demi mewujudkan generasi masa depan yang bebas dari *stunting*.

Aksi yang berjalan dengan sangat kondusif ini ditemui langsung oleh perwakilan pemerintah daerah setempat. Dokumen pernyataan sikap dari massa pun resmi diterima untuk disampaikan kepada pimpinan daerah.

Aspirasi ini akan kami teruskan kepada Bupati Nganjuk untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah,” pungkas

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Nganjuk, Nafhan Thohawi, yang hadir mewakili Bupati Marhaen Djumadi. Setelah beraspirasi, massa membubarkan diri secara teratur dan tertib.

(Tim)

Pos terkait