Menu

Mode Gelap
Momentum May Day, PKB Nganjuk Launching Hari Fraksi HALO PKB NGANJUK Inilah Pernyataan Sikap IJTI Dalam Sambut Hari Buruh Sedunia KONI Kota Kediri Gelar FGD Sport Tourism Dalam Wacana Tuan Rumah Porprov Jatim 2029 Bupati Marhaen Tegaskan Bakal Kawal Hak Buruh Saat Peringatan May Day di Makam Pahlawan Marsinah Peringati Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Jadi Ajang Gali Potensi Atlet Muda Peziarah Padati Makam Marsinah di Hari Buruh, Serikat Buruh Gaungkan Semangat Perjuangan

Lainnya

Ritual Manusuk Sima Hidupkan Jejak Sejarah, Nganjuk Teguhkan Identitas Leluhur

badge-check


					Ritual Manusuk Sima Hidupkan Jejak Sejarah, Nganjuk Teguhkan Identitas Leluhur Perbesar

Nganjuk | Updatenewstv – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-1.098 Kabupaten Nganjuk kembali diwarnai dengan prosesi sakral Manusuk Sima. Ritual yang digelar di kawasan Candilor, Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Jumat (10/4), tak sekadar menjadi agenda tahunan, namun juga sarat makna sejarah yang mengakar kuat pada identitas masyarakat setempat.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa tradisi ini merupakan pengingat nilai kepemimpinan yang diwariskan para leluhur. Ia mencontohkan sosok Mpu Sindok yang dikenal bijaksana dalam menghargai jasa para pengikutnya.

Pemimpin itu jangan pelit. Kalau ada yang bekerja dengan baik, harus diberi penghargaan. Seperti Mpu Sindok yang memberikan tanah bebas pajak kepada Mpu Anjuk Ladang,” ujarnya usai mengikuti prosesi.

Catatan sejarah menyebutkan, pemberian tanah perdikan atau Sima tersebut merupakan bentuk apresiasi atas keberanian dan loyalitas pasukan Anjuk Ladang. Bersama pasukan Medang Mataram, mereka berhasil menahan serangan Kerajaan Sriwijaya. Sebagai balas jasa, wilayah tersebut dibebaskan dari berbagai kewajiban pajak dan diberi status istimewa.

Tak hanya itu, nama “Nganjuk” sendiri diyakini berasal dari istilah “Anjuk Ladang” yang mengalami perubahan seiring waktu. Hal ini, menurut Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen, menjadi bukti kuat bahwa sejarah dan identitas daerah tak bisa dipisahkan.

Melalui ritual Manusuk Sima, pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk kembali terhubung dengan akar sejarahnya. Nuansa kebersamaan juga dihadirkan lewat ajakan membawa tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Mari semuanya membawa tumpeng, kecil atau besar tidak masalah. Nanti kita makan bersama di alun-alun sebagai wujud syukur warga Nganjuk,” tambahnya.

Meski penuh kekhidmatan, rangkaian peringatan hari jadi Nganjuk tak berhenti di sini. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan agenda lanjutan berupa prosesi Boyong yang akan digelar pada 6 Juni mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Nganjuk.

Prosesi tersebut akan dipadukan dengan tradisi Sedekah Bumi sebagai simbol perpindahan pusat pemerintahan dari Berbek ke Nganjuk. Menurut Kang Marhaen, pemisahan waktu antara Manusuk Sima dan Boyong merupakan bagian dari upaya meluruskan sejarah.

Manusuk Sima ini juga atas usulan para sejarawan. Sementara Boyong tetap kita gelar di bulan Juni sebagai penanda sejarah perpindahan Kabupaten Nganjuk,” jelasnya.

Dengan rangkaian tradisi ini, Nganjuk tak hanya merayakan usia panjangnya, tetapi juga memperkuat jati diri sebagai daerah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Sayangkan Insiden Truk Mogok di Perlintasan Hingga Tertemper KA Dhoho

29 April 2026 - 07:56 WIB

Membanggakan ! Bupati Marhaen Djumadi Terima Penghargaan Tingkat Nasional, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX Tahun 2026 di Kementerian Dalam Negeri

27 April 2026 - 04:58 WIB

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

25 April 2026 - 04:03 WIB

BULOG Kediri Sewa Gudang Untuk Tampung Lonjakan Stok, Sedangkan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

24 April 2026 - 12:15 WIB

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana melalui Lori Dresin untuk Jaga Keandalan Perjalanan KA

24 April 2026 - 12:01 WIB

Trending di Lainnya