Kediri – Pasca terjadinya kecelakaan lalu lintas beruntun di Simpang Empat Muning, Jalan Raya Semeru, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Satlantas Polres Kediri Kota melakukan pemeriksaan intensif terhadap sopir bus yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota, IPDA Andi Anang Sulaiman, mengatakan pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terkait kecelakaan yang terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.
“Untuk sementara masih kami lakukan penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan para saksi, hasil olah TKP, serta petunjuk dari rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar IPDA Andi Anang Sulaiman.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka. Namun, rencananya pada hari Senin akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan peningkatan status dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
Satlantas Polres Kediri Kota telah memeriksa sebanyak 11 orang saksi. Keterangan juga telah diambil dari kondektur dan kernet bus. Sementara itu, pemeriksaan terhadap sopir bus dijadwalkan dilakukan pada malam hari, termasuk tes urine yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara.
“Terkait status sopir, saat ini tidak dilakukan penahanan. Sopir yang bersangkutan mengamankan diri dan beristirahat di Mako Satlantas Polres Kediri Kota,” jelasnya.
IPDA Andi Anang juga membenarkan bahwa pascakejadian sempat terjadi ketegangan di lokasi, di mana sopir bus hampir menjadi sasaran amukan warga.
“Benar, sempat ada upaya dari beberapa warga di lokasi. Namun anggota kepolisian segera mengamankan sopir dan membawanya ke Mako Satlantas,” tambahnya.
Untuk kondisi para korban, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 10 korban mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis di RS Ratih Kota Kediri. Saat ini, seluruh korban berstatus rawat jalan.
Sementara itu, kondisi sopir bus dilaporkan mengalami trauma dan terdapat serpihan kaca pada tubuhnya.
Kejadian bermula saat itu, Bus Harapan Jaya warna oranye-kuning nopol AG-7762-UTmelaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berusaha mendahului kendaraan lain dan menerobos antrean lampu lalu lintas yang menyala merah, hingga menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti.
Akibatnya Bus Harapan Jaya menabrak mobil Toyota Avanza warna silver, beberapa sepeda motor yakni, Yamaha Mio warna putih, Yamaha N-Max warna hitam, Honda Scoopy warna abu-abu, Honda Vario warna hitam serta Honda Vario warna merah.
Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mako Satlantas Polres Kediri Kota untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
tutud yudho prastyawan kasat lantas polres kediri kota, mengungkapkan, polres kediri kota akan melakukan pemantauan terhadap bus antar kota yang melintas di wilayah kota kediri yang melanggar, karena selama ini warga resah atas perilaku bus yang lewat kota kediri ugal-ugalan dan tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas mengakibatkan kecelakaan, ” pungkas kasat lantas.


















