Menu

Mode Gelap
Inilah Pernyataan Sikap IJTI Dalam Sambut Hari Buruh Sedunia KONI Kota Kediri Gelar FGD Sport Tourism Dalam Wacana Tuan Rumah Porprov Jatim 2029 Bupati Marhaen Tegaskan Bakal Kawal Hak Buruh Saat Peringatan May Day di Makam Pahlawan Marsinah Peringati Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Jadi Ajang Gali Potensi Atlet Muda Peziarah Padati Makam Marsinah di Hari Buruh, Serikat Buruh Gaungkan Semangat Perjuangan Perkuat Deteksi Dini, Apel Sabuk Kamtibmas TA 2026 di Lapangan Apel Polres Nganjuk Satukan Elemen Masyarakat Kabupaten Nganjuk

Lainnya

Satu Jemaah Haji Nganjuk Gagal Berangkat Karena Meninggal

badge-check


					Satu Jemaah Haji Nganjuk Gagal Berangkat Karena Meninggal Perbesar

Nganjuk | Updatenewstv – Jumlah jemaah haji Kabupaten Nganjuk tahun 2026 mengalami perubahan. Dari semula 732 orang, kini tersisa 731 jemaah setelah satu jemaah gagal berangkat karena meninggal dunia.

Jemaah yang meninggal dunia tersebut adalah Purwani (64), warga Dusun Bomo, Desa Duren, Kecamatan Sawahan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Nganjuk, Zainal Abidin Hanif Kamaloddin, mengatakan, dari 731 jemaah tersebut terdiri dari 628 jemaah reguler dan 103 jemaah cadangan yang naik.

Dari jumlah itu, sebanyak 336 jemaah laki-laki dan 394 jemaah perempuan.

“Untuk jemaah tertua atas nama Marmi binti Marjuki, asal Dusun Lunggur Kliki, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan. Usianya 90 tahun, akan mendapatkan pendampingan dan pengawalan kesehatan secara khusus selama menjalankan ibadah haji,” ujar Hanif.

Sementara itu, jemaah termuda tercatat atas nama Muhammad Bustan Tsabit, asal Desa Godean, Kecamatan Loceret. yang masih berusia 17 tahun.

“Jemaah termuda ini diharapkan bisa memotivasi anak-anak muda agar memiliki semangat menunaikan ibadah haji sejak dini,” imbuh Hanif.

Lebih lanjut dijelaskan Hanif, ratusan jemaah haji Nganjuk tersebut terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 112, 113, dan 114.

Rinciannya, kloter 112 berjumlah 210 jemaah, kloter 113 sebanyak 373 jemaah, dan kloter 114 sebanyak 146 jemaah.

Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat menuju Jeddah pada 21 Mei 2026, dengan jam yang berbeda tiap kloter.

Para jemaah dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

“Pemerintah memastikan seluruh persiapan, termasuk kesehatan dan pendampingan jemaah, telah dimaksimalkan untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini,” pungkas Hanif.

(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Sayangkan Insiden Truk Mogok di Perlintasan Hingga Tertemper KA Dhoho

29 April 2026 - 07:56 WIB

Membanggakan ! Bupati Marhaen Djumadi Terima Penghargaan Tingkat Nasional, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX Tahun 2026 di Kementerian Dalam Negeri

27 April 2026 - 04:58 WIB

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

25 April 2026 - 04:03 WIB

BULOG Kediri Sewa Gudang Untuk Tampung Lonjakan Stok, Sedangkan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

24 April 2026 - 12:15 WIB

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana melalui Lori Dresin untuk Jaga Keandalan Perjalanan KA

24 April 2026 - 12:01 WIB

Trending di Lainnya