Nganjuk | Updatenewstv- Tidak adanya respon dari Inspektorat Kabupaten Nganjuk, 150 anggota Forum Peduli Masyarakat Ngepung (FPMN) kembali geruduk kantor Inspektorat Kabupaten Nganjuk, Kamis (22/02/2024)
Aksi unjuk rasa dilakukan untuk kedua kalinya karena yang pertama orasi digelar saat hari libur cuti bersama, sehingga tidak mendapatkan respon dari pihak inspektorat
Dalam kegiatan unjuk rasa tersebut, Suyadi selaku ketua penanggung jawab mengatakan, seperti dugaannya bahwa pesan mengenai APBDes desa Ngepung tersampaikan dan telah dirapatkan oleh seluruh staff di Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk
Seperti dugaan kami ternyata tadi sudah di sampaikan oleh inspektorat yang sudah melakukan audit terkait hal-hal itu, Namun memang audit tidak bisa dibuka secara umum, nanti langkah selanjutkan akan di beritahukan lagi setelah dua minggu,” Ujar Suyadi
jika hingga dua minggu masih belum ada tindak lanjut maka demo akan kembali digelar karna gerakan orang kecil hanya bisa dilakukan dengan halnya seperti demo ini
Ya saya akan aksi lagi, gerakan orang kecil, termasuk gerakan buruh itu tidak bisa harus melalui meja hijau, karna kalah duit,” Tambahnya
Selain itu, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk Mokhamad Yasin menjelaskan adanya aksi unjuk rasa ini untuk klarifikasi terkait pemeriksaan di Desa Ngepung sudah selesai atau belum
Aksi ini untuk klarifikasi apakah pemeriksaan di Desa Ngepung sudah selesai atau belum, Alhamdulillahnya sudah selesai dan sudah kita kirim ke desa ngepung untuk ditindak lanjuti” ungkap Mokhamad Yasin
Dengan adanya aksi ini, Yasin berharap agar kesalahan-kesalahan segera diselesaikan, Sehingga muncul kedamaian di Desa Ngepung
(Ricko)






















