220 Becak Listrik Dibagikan di Nganjuk Jadi Bukti Kepedulian Presiden Prabowo pada Rakyat

Nganjuk | Updatenewstv- Suasana Pendopo Kabupaten Nganjuk KRT Sosrokoesoemo, Kamis (26/2/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan tukang becak berkumpul dengan wajah sumringah. Mereka menantikan momen yang mungkin tak pernah terbayang sebelumnya, dengan menerima becak listrik baru untuk menggantikan becak kayuh yang selama puluhan tahun menjadi penopang hidup.

Sebanyak 220 unit becak listrik resmi diserahkan kepada para pengemudi becak di Kabupaten Nganjuk dari Gor Bung Karno Begadung hingga diarak ke Pendopo KRT Sosroekoesoemo.

Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil sekaligus dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Firman Dahlan selaku Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha GSN. Dalam berbagai hal, ia menegaskan bantuan tersebut bukan sekedar pembagian kendaraan.

Kami ingin agar pengemudi becak dapat bekerja lebih ringan, biaya operasional lebih hemat, dan pendapatan meningkat. Ini juga bagian dari dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan,” ujarnya.

Acara yang dihadiri sekitar 250 undangan itu turut dihadiri Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh Mohamad Taufan Yudha Bhakti, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, Ketua DPC Partai Gerindra Nganjuk Jianto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk.

Bupati Marhaen Djumadi mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap para tukang becak lansia di Kota Angin.

Alhamdulillah hari ini dapat bantuan dari Pak Presiden Prabowo melalui Yayasan GSN sebanyak 220 becak listrik. Luar biasa,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sasaran penerima bantuan diprioritaskan bagi pengemudi becak berusia di atas 60 tahun.

Jadi tidak semua dikasihi, memang yang lanjut usia lebih diutamakan,” tambahnya.

Marhaen juga berharap program ini bisa berlanjut. Ia bahkan berencana mengupayakan tambahan sekitar 200 unit lagi agar semakin banyak tukang becak yang merasakan manfaatnya.

Dengan sistem tenaga baterai, becak listrik dinilai mampu memangkas biaya harian dan mengurangi beban fisik saat bekerja. Sebagian besar penerima bantuan merupakan pengemudi berusia lanjut yang selama ini harus mengerahkan tenaga penuh untuk mengayuh di tengah terik matahari.

Momen haru terasa saat penyerahan simbolis kunci dilakukan kepada perwakilan penerima. Usai seremoni, deretan becak listrik diuji coba mengitari sejumlah ruas jalan di Kota Nganjuk. Kehadirannya langsung menyita perhatian warga.

Salah satu penerima bantuan, Waluyo, warga Dusun Kendal, Kelurahan Keramat, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Selama 22 tahun ia mengayuh becak pancal demi menghidupi keluarga.

Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Sudah lama saya narik becak pancal. Sekarang dapat becak listrik dari Pak Presiden Prabowo. Ini sangat membantu kami,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Program ini diharapkan menjadi titik awal perubahan bagi para tukang becak di Kabupaten Nganjuk. Tak hanya meringankan beban kerja, namun juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan sekaligus menghadirkan transportasi wajah yang lebih modern dan ramah lingkungan di Kota Angin.

 

(Ricko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *