NGANJUK | UPDATENEWSTV– Kabar mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kecubung, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk yang disebut mangkrak mendapat penjelasan dari pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Kecubung, Aris Purnomo menegaskan bahwa kondisi bangunan KDMP di desanya sebenarnya telah menyelesaikan pembangunan fisik. Saat ini, koperasi tersebut hanya masih menunggu sejumlah kelengkapan teknis sebelum mulai menjalankan kegiatan operasional.
Aris menyampaikan hal tersebut ketika ditemui di lokasi KDMP Kecubung pada Senin (7/9/2026) siang. Ia menjelaskan bahwa pembangunan gerai KDMP telah mencapai 100 persen.
Meski bangunan fisiknya telah rampung, masih terdapat beberapa aspek teknis yang perlu disiapkan agar saat koperasi mulai beroperasi, seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik.
“Bukan mangkrak. Pembangunan fisiknya sudah selesai, hanya menunggu beberapa aspek teknis saja agar nantinya operasionalnya dapat maksimal,” jelas Aris.
Ia menambahkan, KDMP Kecubung ditargetkan mulai beroperasi pada September hingga Oktober 2026 mendatang.
Aris juga berharap keberadaan KDMP nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurutnya, keberadaan barang-barang subsidi yang nantinya tersedia di KDMP dapat membantu meringankan kebutuhan warga.
“Saya yakin nanti kalau beroperasi bakal memberikan dampak positif bagi masyarakat karena disini kan menjual barang subsidi ya,” kata Aris.
Hal senada disampaikan salah satu warga Desa Kecubung, Yanto. Ia mengaku masyarakat menyambut baik keberadaan KDMP di wilayah tersebut.
Yanto menilai, selama ini warga masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan sehari-hari dengan harga murah. Karena itu, keberadaan KDMP diharapkan bisa menjadi salah satu solusi bagi masyarakat.
“Masyarakat senang semua. Selama ini kan warga itu kesulitan dapat barang dengan harga murah. Dengan adanya KDMP ini kan nanti ada barang subsidi, bisa enak itu nanti,” kata Yanto.
Sementara itu, sebelumnya beredar sebuah video di media sosial yang menyebut KDMP Desa Kecubung dalam kondisi mangkrak.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berada di area bangunan KDMP yang saat itu masih dalam tahap penyelesaian atau finishing. Kondisi bangunan yang belum sepenuhnya siap kemudian menjadi dasar pria tersebut menyebut pembangunan KDMP mangkrak.
Namun, klaim tersebut dibantah oleh Kepala Desa Kecubung. Aris menjelaskan bahwa belum beroperasinya KDMP bukan disebabkan pembangunan yang mangkrak, melainkan masih menunggu beberapa kebutuhan teknis sebelum koperasi dapat mulai beroperasi.
Dengan pembangunan fisik yang telah rampung, pemerintah desa kini tinggal mempersiapkan sejumlah aspek pendukung agar KDMP Kecubung dapat segera digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
(TIM)





























