NGANJUK | UPDATENEWSTV – Suasana semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut terasa di Kabupaten Nganjuk. Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menghadirkan Pasar Rakyat sebagai wadah bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk memasarkan berbagai produk sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Adhyaksa 2026 dan HUT ke-81 Kejaksaan. Pelaksanaannya menggandeng Pemerintah Kabupaten Nganjuk serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk.
Pasar Rakyat ini berlangsung mulai Jumat (28/8/2026) hingga 5 September 2026. Lebih dari 200 stand disiapkan dan diisi oleh pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk.
Beragam produk ditawarkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari aneka kuliner, makanan dan minuman, hingga produk kerajinan masyarakat.
Kepala Kejari Nganjuk, Dr. Dino Kriesmiardi, mengatakan Pasar Rakyat merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bakti Adhyaksa 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM sekaligus menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.
“Kegiatan pasar rakyat pada malam hari ini merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81,” ujar Dino.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki tujuan untuk memberikan ruang kepada UMKM agar semakin berkembang.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat UMKM dan meningkatkan perekonomian Nganjuk pada umumnya,” sambungnya.
Dino menambahkan, melalui momentum Hari Bakti Adhyaksa, Kejaksaan ingin semakin dekat dengan masyarakat. Korps Adhyaksa diharapkan tidak hanya dipandang sebagai institusi yang berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga dapat hadir dan memberikan kontribusi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Harapan kami khususnya dari kejaksaan, kami lebih dikenal masyarakat jadi tidak hanya sebagai penegak hukum, penuntut ataupun penyidik, tapi kami juga bagian dari masyarakat untuk membangun perekonomian, membangun iklim hukum yang baik di masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang akrab disapa Kang Marhaen memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pasar Rakyat tersebut.
Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat ganda. Selain membuka ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berbelanja, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi Kejaksaan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nganjuk, atas nama masyarakat Nganjuk mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kajari yang mulai hari ini sampai tanggal 5 ada agenda yang luar biasa,” ujar Kang Marhaen.
Menurutnya, Pasar Rakyat tidak semata-mata berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Kejaksaan dapat hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
“Ini tidak sekadar pertumbuhan ekonomi saja, ini juga termasuk sosialisasi bagaimana kejaksaan itu tidak hanya bergulir di bidang hukum tapi ke masyarakat secara langsung,” pungkasnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua PWI Kabupaten Nganjuk, Bagus Jati Kusumo. Ia mengatakan PWI akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Bagus menegaskan, insan pers juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dan sinergi bersama pemerintah maupun lembaga lainnya.
“Kegiatan ini kan bentuk sinergi kita dengan pemangku kebijakan. Maka kita akan terus tingkatkan sinergitas guna mewujudkan fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi,” kata Bagus.
Dengan hadirnya ratusan stand UMKM, Pasar Rakyat 2026 diharapkan mampu menjadi ruang promosi sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk lokal Nganjuk.
Kegiatan tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-81, dengan puncak acara dijadwalkan berlangsung pada 2 September 2026.
(Tim)



























