NGANJUK, UPDATENEWSTV– Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Nganjuk menggelar Sarasehan Kebangsaan Bulan Bung Karno, pada Selasa (30/6/2026).
Kegiatan bertajuk “Menggali Api Pemikiran Bung Karno” itu digelar di Gedung DPC PDIP Kabupaten Nganjuk, dan diikuti oleh pengurus, kader, hingga simpatisan partai.
Dalam kegiatan ini, DPC PDIP Kabupaten Nganjuk mengundang 3 narasumber dari latar belakang akademisi dan praktisi, yang akan membedah nilai-nilai perjuangan Bung Karno.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, sarasehan ini menjadi kegiatan penting sebagai sarana mengenang perjuangan Sang Proklamator, agar dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus.
“Bung Karno adalah proklamator, pencetus Pancasila, pendiri bangsa. Maka kita perlu meneruskan api perjuangannya. Ini yang paling penting,” ujar Marhaen.
“Bung Karno yang kita warisi bukan abunya, tapi apinya, terus kita nyalakan. Sehingga hari ini kita bedah lemikiran Bung Karno,” sambungnya.
Marhaen berharap, generasi-generasi muda di Kabupaten Nganjuk dapat senantiasa menghayati perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan para pendiri bangsa termasuk Soekarno.
Ia juga mengingatkan kepada generasi muda untuk tidak melupakan sejarah, mrngingat sejarah merupakan salah satu pijakan awal dari terbentuknya identitas bangsa.
“Bukan hanya untuk kader PDIP saja, tapi generasi-generasi muda di Nganjuk. Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Perjuangan beliau-beliau luar biasa, maka patut kita kenang,” kata Marhaen.
Dalam kesempatan tersebut, Marhaen juga menjelaskan mengapa bulan Juni disebut sebagai Bulan Bung Karno bagi sebagian masyarakat Indonesia.
Menurut Marhaen, banyak peristiwa-peristiwa penting yang berkaitan dengan Bung Karno, yang terjadi pada bulan Juni.
“Tanggal 1 Juni hari lahir Pancasila, 6 Juni Soekarno lahir, 21 Juni wafat. Itulah mengapa bulan Juni itu Bulan Bung Karno,” kata Marhaen.
Sementara itu, masih kata Marhaen, pada Bulan Bung Karno tahun ini, pihaknya telah menggelar berbagai kegiatan, diantaranya bakti sosial, sarasehan, hingga ziarah ke makam Bung Karno dan tokoh-tokoh partai di Kabupaten Nganjuk.
(Tim)


















