ANIMO TINGGI, PEMENANG LOMBA ESAI DAN ORASI HUT KE-28 IJTI AKHIRNYA DIUMUMKAN

NGANJUK | UPDATENEWSTV- , Pengumuman pemenang Lomba Esai dan Orasi Ilmiah Kebangsaan dalam rangka HUT ke-28 IJTI resmi disampaikan kepada publik. Kegiatan yang diselenggarakan oleh IJTI bekerja sama dengan ICMI Kabupaten Nganjuk dan BAZNAS Kabupaten Nganjuk ini menjadi momentum penting dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, inspiratif, dan berintegritas. Antusiasme peserta dari berbagai kalangan pelajar dan mahasiswa menunjukkan tingginya minat terhadap pengembangan kapasitas intelektual dan wawasan kebangsaan.

Ketua Panitia HUT IJTI, Andri Purwanto, mengungkapkan bahwa partisipasi peserta tahun ini sangat menggembirakan. “Antusias pelajar Nganjuk luar biasa, meski jeda waktu yang diberikan pendek, animo tetap tinggi,” ujarnya saat mengikuti pleno pemenang Lomba di sekretariat, (Sabtu, 08/08/2027)

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk menyalurkan ide dan gagasan konstruktif.

Bacaan Lainnya

Pada kategori Lomba Esai Ilmiah Kebangsaan, Risca Khoirun Nisa’ dari STIKes Satria Bhakti Nganjuk berhasil meraih juara pertama dengan nilai 94. Posisi juara kedua diraih Wiar Nanila Vilora dari SMA Negeri 1 Nganjuk dengan nilai 93, sementara juara ketiga diraih Nur Ika Ameilia dari Universitas PGRI Mpu Sindok dengan nilai 92. Ketiganya dinilai mampu menyajikan tulisan ilmiah yang sistematis, berbasis data, serta relevan dengan isu kebangsaan.

Untuk kategori juara harapan lomba esai, Nayla Fitri Rahmawati dari STIKes Satria Bhakti Nganjuk meraih harapan pertama dengan nilai 88. Disusul Athaya Azka Puteri Yulianto dari SMA Negeri 1 Berbek sebagai harapan kedua dengan nilai 87, serta Ahmad Jayyid Al-Faruq dari SMA Bina Insan Mandiri sebagai harapan ketiga dengan nilai 86. Kompetisi yang ketat mencerminkan kualitas peserta yang merata dan potensial.

Sementara itu, pada kategori Lomba Orasi Ilmiah Kebangsaan, Raisa Arrusyda dari MAN 2 Nganjuk berhasil meraih juara pertama dengan nilai tertinggi 98. Juara kedua diraih Merlinda Intan dari Universitas PGRI Mpu Sindok dengan nilai 95, dan juara ketiga diraih Hafidz Septian dari SMA Bina Insani Baron dengan nilai 94. Penampilan para peserta dinilai kuat dari segi penguasaan materi, retorika, serta kemampuan menyampaikan pesan secara persuasif.

Salah satu dewan juri, Kasianto, menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara cermat dan objektif. “Materi orasi yang dikirim ke desk panitia sangat beragam, masing-masing memiliki ciri khas dan keunikan. Kami dewan juri harus detail memberikan penilaian sesuai kriteria yang ditentukan,” ujarnya. Reporter TVONE tersebut juga menegaskan pentingnya objektivitas dalam menentukan pemenang di tengah kualitas peserta yang sangat kompetitif.

Panitia menegaskan bahwa keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Sebagai bentuk apresiasi, para juara 1, 2, dan 3 dijadwalkan hadir dalam acara penyerahan piala pada Minggu, 9 Agustus 2026 di Kantor IJTI Nganjuk. Panitia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, dengan harapan semangat berkarya dan kontribusi intelektual generasi muda terus tumbuh demi Indonesia yang lebih maju dan beradab.

(Tim)

Pos terkait