
Nganjuk | Updatenewstv- Aktivitas bongkar muat tanah urug di kawasan Bypass Jalan Bengawan Solo, Desa Putren, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, tiba-tiba berhenti pada Kamis siang. Belasan sopir dump truk mengeluh karena tidak bisa memuat muatan akibat area bongkar ditutup oleh sebuah kotak truk yang terparkir tanpa sopir.
Kendaraan kotak tersebut diduga sengaja diparkir oleh pemiliknya tepat di titik penurunan material proyek pembangunan, membuat antrean panjang dump truk di lokasi tersebut.
Salah satu sopir, Yan Rahmadi, mengatakan kejadian itu terjadi saat jam istirahat. Ia bersama sopir lain sudah berjam-jam, namun kendaraan yang menunggu boks tersebut tidak juga dipindahkan.

Kami ingin menurunkan muatan tanah tapi tidak bisa. Sudah menunggu lama karena truk boks itu parkir di area bongkar. Padahal tempat itu biasa kami pakai untuk menurunkan tanah urug calon proyek pabrik,” ujar Rahmadi, Kamis (13/11/2025).

Merasa dirugikan, para sopir akhirnya mengadu ke Polres Nganjuk agar aparat turun tangan menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan. Mereka juga khawatir kejadian serupa akan terulang jika tidak ada tindakan tegas.
Di sisi lain, Amin, kontraktor pelaksana proyek di lokasi tersebut, menyebut dugaan bahwa aksi parkir sembarangan itu bukan tanpa motif. Ia menduga, kendaraan boks itu sengaja diparkir untuk menghambat jalannya pekerjaan.
Kami sudah mencoba menghubungi pemiliknya, tapi tidak ada itikad baik. Melihat posisinya, sepertinya memang sengaja ditempatkan di sana. Kami curiga ini terkait persaingan bisnis antar penyedia jasa,” ungkap Amin saat ditemui di Polres Nganjuk.
Amin menambahkan, lambatnya proses bongkar tanah urug menyebabkan terganggunya kerugian waktu dan biaya operasional yang cukup besar. Padahal, proyek yang tengah dikerjakan sedang dikejar target penyelesaian.
Setiap jam keterlambatan itu merugikan kami. Apalagi alat dan pekerja tetap standby, tapi pekerjaan tidak jalan karena truk boks itu,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki identitas pemilik truk boks dan memastikan aktivitas proyek dapat kembali berjalan normal.
(Tim)


















