Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, DPR RI dan BGN Dorong Generasi Sehat Indonesia

Nganjuk | Updatenewstv- Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dimatangkan DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah dalam mengatasi masalah stunting dan malnutrisi di Indonesia.

Sosialisasi program MBG kembali digelar di Gedung Pertemuan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Minggu (14/8/2025), dengan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia.” Puluhan warga setempat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini, Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan, Analis SDM Ahli Madya Sekretariat Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Alwin Supriyadi, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Yasmin Nur Ditri, serta tokoh masyarakat Nganjuk, Salik Ma’wal Murtadlo.

Tenaga Ahli DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan, menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional menjadi mitra Komisi IX DPR RI dalam menjalankan program MBG.

Kami berkomitmen untuk terus mendengarkan, memperhatikan, dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan baik serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Alwin Supriyadi dari BGN menyebut program MBG tidak hanya menyasar gizi semata, tetapi juga berdampak luas terhadap kualitas sumber daya manusia dan ketahanan pangan nasional.

Menu makanan dalam program ini disusun berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi BGN, sehingga kebutuhan penerima manfaat gizi dapat terpenuhi secara optimal,” jelasnya.

Senada, Yasmin Nur Ditri dari Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN menambahkan bahwa MBG dirancang untuk mengubah perilaku makan masyarakat ke arah yang lebih sehat.

Program ini melibatkan pemerintah, guru, tenaga kesehatan, orang tua, hingga petani dan UMKM lokal. Lebih dari sekedar berbagi makanan, MBG adalah fondasi perubahan budaya makan demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Program MBG menyasar anak-anak sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat program, sekaligus meluruskan isu-isu yang tidak benar.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045. Kehadiran MBG diyakini dapat menjadi pilar penting untuk melahirkan generasi emas yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *