NGANJUK | UPDATENEWSTV – Upaya meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kesehatan. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada para pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) mengenai pentingnya penerapan standar keamanan dan kebersihan dalam proses produksi.
Sebanyak 55 pelaku usaha IRTP yang merupakan perwakilan dari sejumlah kecamatan mengikuti Penyuluhan Keamanan Pangan yang digelar di Ruang Rapat Dr. Soetomo Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan Dinkes Nganjuk kepada pelaku usaha mikro dalam memenuhi standar komitmen perizinan sekaligus meningkatkan jaminan keamanan pangan yang dipasarkan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, MMRS., menegaskan bahwa keamanan pangan menjadi salah satu faktor penting bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pemasaran produknya. Menurutnya, pembinaan dan edukasi secara berkelanjutan diperlukan agar penerapan standar kesehatan serta sanitasi pangan dapat dilakukan dengan baik.
“Keamanan pangan bukan sekadar pemenuhan regulasi atau izin edar, melainkan bentuk tanggung jawab moral kita kepada konsumen. Melalui penyuluhan ini, Dinkes Nganjuk ingin memastikan seluruh produk IRTP dari Bumi Anjuk Ladang tidak hanya lezat dan kreatif, tetapi juga higienis, aman dikonsumsi, serta memiliki daya saing tinggi untuk menembus pasar yang lebih luas,” ujar dr. Tien.
Penyuluhan tersebut juga dihadiri Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang memberikan arahan kepada para peserta. Kang Marhaen, sapaan akrabnya, mengajak pelaku usaha tidak hanya memahami pentingnya keamanan pangan, tetapi juga membangun mental sebagai pengusaha yang tangguh, berani mengambil peluang, dan pantang menyerah.
“Ciri khas orang Nganjuk itu mentalnya mental juara, mental nomor satu, mentalnya sukses, mentalnya tangguh. Bapak Ibu dididik menjadi mental pengusaha, tidak harus selalu punya modal sendiri, tetapi memanfaatkan peluang dan jaringan yang ada,” tutur Kang Marhaen di hadapan para peserta dan narasumber dari kalangan akademisi.
Melalui kegiatan tersebut, Dinkes Nganjuk bersama Pemkab Nganjuk berharap para pelaku UMKM pangan semakin memahami pentingnya keamanan dan kualitas produk. Dengan demikian, produk pangan lokal diharapkan mampu berkembang dan memiliki daya saing hingga tingkat regional maupun nasional.
(Tim)

























