Nganjuk | Updatenewstv- Kisah haru Mbah Yatemi (80), seorang nenek penjual pisang yang menjadi korban penipuan uang mainan, terus menyentuh hati masyarakat. Rumah sederhana miliknya di Gang Sumur Bur, Lingkungan Bleton, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, kini ramai didatangi warga yang ingin memberikan bantuan.

Sejak kisahnya viral di media sosial, banyak pihak datang membawa bantuan berupa uang tunai, sembako, hingga kebutuhan rumah tangga untuk meringankan beban hidup lansia tersebut.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama sang istri turut datang langsung ke kediaman Mbah Yatemi pada Sabtu sore (7/3/2026). Kedatangannya untuk menyerahkan bantuan paket sembako serta santunan uang tunai, sekaligus memastikan kondisi sang nenek setelah peristiwa yang menimpanya.
Dalam kunjungannya, Marhaen tampak duduk di samping Mbah Yatemi dan berbincang santai. Ia juga memberikan semangat kepada nenek tersebut agar tetap tabah menghadapi cobaan.
Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap para lansia yang masih harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup,” ujar Marhaen.
Sementara itu, Mbah Yatemi mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang datang dari berbagai pihak. Ia mengatakan telah mengikhlaskan kejadian pahit yang dialaminya beberapa waktu lalu.
Alhamdulillah banyak yang membantu. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih,” ungkap Mbah Yatemi.
Pasca kejadian tersebut, untuk sementara waktu Mbah Yatemi belum kembali berjualan di trotoar seberang Puskesmas Tanjunganom. Faktor usia yang sudah lanjut serta penglihatannya yang mulai menurun membuatnya lebih banyak beristirahat di rumah.
Sebelumnya, kasus yang dialami Mbah Yatemi menjadi viral setelah sebuah video diunggah akun TikTok @hallo_kamu. Dalam video itu terlihat seorang pembeli membayar belanjaan menggunakan uang mainan pecahan Rp100 ribu.
Saat itu pelaku membeli empat sisir pisang serta beberapa bahan dapur seperti terong, bawang merah, dan tomat. Tanpa menaruh curiga, Mbah Yatemi bahkan sempat memberikan uang kembalian sebesar Rp25 ribu.
Nenek tersebut baru menyadari uang yang diterimanya bukan uang asli setelah seorang pembeli lain memberi tahu sambil memperlihatkan rekaman kejadian tersebut. Peristiwa itu pun langsung menuai simpati luas dari masyarakat.
(Tim)













