Menu

Mode Gelap
Inilah Pernyataan Sikap IJTI Dalam Sambut Hari Buruh Sedunia KONI Kota Kediri Gelar FGD Sport Tourism Dalam Wacana Tuan Rumah Porprov Jatim 2029 Bupati Marhaen Tegaskan Bakal Kawal Hak Buruh Saat Peringatan May Day di Makam Pahlawan Marsinah Peringati Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Jadi Ajang Gali Potensi Atlet Muda Peziarah Padati Makam Marsinah di Hari Buruh, Serikat Buruh Gaungkan Semangat Perjuangan Perkuat Deteksi Dini, Apel Sabuk Kamtibmas TA 2026 di Lapangan Apel Polres Nganjuk Satukan Elemen Masyarakat Kabupaten Nganjuk

Lainnya

Jembatan Mungkung Ambles Lagi, Komisi III DPRD Nganjuk Tinjau Temukan Banyak Kesalahan Perencanaan dan Teknis

badge-check


					Jembatan Mungkung Ambles Lagi, Komisi III DPRD Nganjuk Tinjau Temukan Banyak Kesalahan Perencanaan dan Teknis Perbesar

Nganjuk | Updatenewstv- Jembatan Mungkung yang terletak di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, kembali mengalami kerusakan untuk yang kedua kalinya.

Kejadian ini mengundang perhatian warga yang mengetahui kondisi tersebut dan khawatir jika terjadi hal yang lebih buruk, segera menginformasikan kepada Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk.

Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk melakukan sidak kedua setelah menerima laporan dari masyarakat.

 

Sebelumnya, pada 11 Desember 2024, jembatan ini juga mengalami retakan di sisi timur. Kini, kerusakan kembali terjadi, namun kali ini ambles di sisi barat jembatan.

Hari ini kami menerima laporan dari warga bahwa telah terjadi ambles di sisi barat jembatan Mungkung. Beberapa waktu lalu juga telah melakukan peninjauan di sisi timur,” ujar Raditya Haria Yuangga, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk.

Setelah melakukan peninjauan langsung, Raditya menemukan kerusakan yang lebih parah dibandingkan sebelumnya.

Kondisi jembatan sebelah barat lebih parah, karena sebelumnya hanya ada retakan, namun kini penahannya ambrol hingga terlihat besinya. Selain itu, terdapat retakan pada jalan yang diduga akibat pergeseran tanah di bawahnya,” ungkap Raditya.

Lebih lanjut, Raditya menyampaikan bahwa kondisi tanah urug di bawah jembatan juga terlihat kurang padat. Hal ini memperparah amblesnya jembatan, terlebih lagi karena air hujan dapat masuk dan menyebabkan pergeseran penahan jembatan.

Faktor utama terjadinya ambles ini adalah air hujan. Namun, perencanaan yang kurang matang juga menjadi penyebab utama,” jelasnya.

Komisi III DPRD Nganjuk mendesak agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nganjuk bersama kontraktor pemenang tender segera melakukan perbaikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Ini bukan masalah pada konstruksi bangunannya, tapi lebih pada perencanaannya. Kami meminta Dinas PUPR dan kontraktor untuk segera menanggapi dan memperbaiki kerusakan ini,” tegas Raditya.

Proyek pembangunan Jembatan Mungkung yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Nganjuk dengan total anggaran sebesar Rp 9.293.766.000 ini dikerjakan oleh CV. ARKANANTA sebagai kontraktor pelaksana, dengan pengawasan dari konsultan CV. DOKKA.

Selanjutnya, Komisi III DPRD Nganjuk berencana melaporkan temuan ini kepada Ketua Komisi III dan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk untuk segera melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait.

 

(Ricko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Sayangkan Insiden Truk Mogok di Perlintasan Hingga Tertemper KA Dhoho

29 April 2026 - 07:56 WIB

Membanggakan ! Bupati Marhaen Djumadi Terima Penghargaan Tingkat Nasional, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX Tahun 2026 di Kementerian Dalam Negeri

27 April 2026 - 04:58 WIB

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

25 April 2026 - 04:03 WIB

BULOG Kediri Sewa Gudang Untuk Tampung Lonjakan Stok, Sedangkan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

24 April 2026 - 12:15 WIB

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana melalui Lori Dresin untuk Jaga Keandalan Perjalanan KA

24 April 2026 - 12:01 WIB

Trending di Lainnya