update-newstv.com – Bertepatan Hari Buruh Internasional atau May Day, jajaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk meluncurkan program “Hari Fraksi” sebagai bentuk komitmen memperkuat peran wakil rakyat mendekatkan diri kepada masyarakat luas.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (1/5/2026) ini menjadi momentum penting bagi PKB Nganjuk untuk lebih mendekatkan diri kepada rakyat.
Launching Hari Fraksi ditandai dengan deklarasi komitmen anggota fraksi PKB di Kantor DPC PKB Nganjuk, untuk lebih aktif turun ke lapangan, menyerap aspirasi, dan memperjuangkannya dalam kebijakan daerah.
Ketua Fraksi PKB DPRD Nganjuk Moch.Masyhuri mengatakan, kami bertepatan dengan peringatan hari buruh internasional fraksi PKB Kabupaten Nganjuk me Lounching hari Fraksi PKB. Kegiatan yang di lakukan PKB.
Adapun pelaksanakannya, semua anggota fraksi PKB stanby di kantor DPC PKB Nganjuk.
“Hal ini, dilakukan untuk menerima aduan aspirasi dari seluruh masyarakat kabupaten nganjuk terkait apapun yang menjadi permaslahan masyarakat serta untuk kemajuan pembangunan kabupaten nganjuk,”ujar Mashuri.
Ia juga menyampaikan, pelaksanaan launching hari fraksi tadi juga di sepakati bersama oleh seluruh anggota fraksi PKb Nganjuk untuk memberikan akses secara online kepada masyarakat melalui nomer wa yang dinamakan “HALO PKB NGANJUK” serta media sosial yaitu Facebook,Instagram dan juga tik tok agar masyarakat bisa langsung bisa berkontak ke fraksi PKB Kabupaten Nganjuk.
Sementara Ketua DPC PKB Nganjuk Ulum Busthomi menyampaikan, bahwa peringatan May Day bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi refleksi atas perjuangan kaum buruh yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan legislatif.
“Melalui Hari Fraksi ini, kami ingin memastikan bahwa suara buruh benar-benar terwakili. Fraksi PKB harus hadir dan menjadi jembatan antara rakyat dan kebijakan,” ujar Ulum.
Dengan diluncurkannya Hari Fraksi bertepatan dengan May Day, PKB Nganjuk berharap dapat memperkuat peran politik yang lebih responsif, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya kaum buruh yang menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah.***


















