Nganjuk | Updatenewstv- Kisah pilu dialami seorang nenek penjual pisang di kawasan trotoar seberang Puskesmas Tanjunganom, Jalan Raya Ahmad Yani, Kelurahan/Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Nenek bernama Yatemi (80) itu menjadi korban penipuan setelah menerima uang mainan Rp100 ribu dari seorang pembeli.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Video itu diunggah oleh akun TikTok @hallo_kamu pada Kamis (26/2/2026) dan langsung menuai beragam reaksi dari warganet.
Dalam video tersebut diceritakan, Mbah Yatemi baru saja datangi seorang pria yang membeli dagangannya dalam jumlah cukup banyak. Tanpa curiga, ia menerima pembayaran dari pembeli tersebut.
Saat ditemui di kediamannya di Gang Sumur Bur, Lingkungan Bleton, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Mbah Yatemi mengaku masih menyimpan uang yang ternyata hanya uang mainan itu di dalam dompetnya.
Yang beli seorang laki-laki,” ujar Yatemi saat ditemui, Sabtu (7/3/2026).
Kondisi penglihatannya yang tidak sebaik dulu membuat lansia tersebut kesulitan membedakan uang asli dengan uang palsu atau uang mainan.
Ia menceritakan, saat itu pria tersebut membeli empat sisir pisang dagangannya. Selain itu, pelaku juga mengambil beberapa bahan dapur seperti terong, bawang merah, dan tomat yang masing-masing dimasukkan ke dalam kresek dengan berat sekitar 1,5 kilogram.
Setelah itu, pelaku menyerahkan selembar uang pecahan Rp100 ribu dan meminta kembalian sebesar Rp25 ribu.
Dia kasih uang selembar, lalu minta kembalian Rp25 ribu,” tutur Yatemi.
Tanpa curiga, Mbah Yatemi memberikan kembalian uang sekaligus menyerahkan seluruh barang yang dibeli. Bahkan sempat pelaku meminta kantong plastik tambahan dan membungkus sendiri barang-barang tersebut sebelum pergi.
Kecurangan itu diketahui baru setelah seorang perempuan, pemilik akun TikTok yang merekam video tersebut, memberi tahu bahwa uang yang diterima Mbah Yatemi bukan uang asli, melainkan uang mainan.
Meski menjadi korban penipuan, Mbah Yatemi memilih untuk mengikhlaskan kejadian tersebut. Ia tidak menyangka kisahnya kemudian viral di media sosial dan mengundang simpati banyak orang.
Sejak video itu ramai diperbincangkan, rumah Mbah Yatemi kini sering didatangi warga maupun dermawan yang datang memberikan bantuan, baik berupa uang maupun kebutuhan sehari-hari.
Kisah ini pun menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan, terutama yang menyasar para lansia dan pedagang kecil.
(Tim)













