Sebanyak 1.104 Warga Begadung Nganjuk Terima Banpang dari Bulog Kediri

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Begadung Kecamatan Nganjuk dihadiri secara antusias oleh warga. Sejumlah 1.104 Penerima Bantuan Pangan menerima beras dan minyak goreng dengan pagu sebanyak 22.080 kg untuk beras dan 4.516 liter untuk minyak goreng.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan pemerintah siap hadir untuk masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan. “Saya bersama pemerintah daerah akan terus mengawal penyaluran Bantuan Pangan dan hari ini saya menyaksikan bahwa kualitas beras yang disalurkan baik dan sesuai ketentuan,” kata Kang Marhaen ditengah warga yang hadir.

Salah satu warga Desa Begadung RT 04 RW 01 Sumarni mengatakan senang menerima Bantuan Pangan. “Hari ini saya menerima beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter, kualitasnya bagus, dan saya berharap program ini dapat terus berlanjut karena sangat meringankan kebutuhan pokok keluarga saya.” ujarnya saat ditemui setelah menerima Bantuan Pangan.

Bacaan Lainnya

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Begadung Kecamatan Nganjuk dihadiri oleh Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Forkopimda Nganjuk, serta Pemimpin Perum BULOG Kanca Kediri.

Hingga hari ini BULOG Kediri telah menyalurkan Bantuan Pangan di Kabupaten Nganjuk sebanyak 30% dari pagu sebesar 4.068.120 kg beras dan 813.624 liter minyak goreng dengan jumlah PBP sebanyak 203.406 keluarga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk Yusuf Satrio Wibowo menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pemerintah atas upayanya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya saat ini masyarakat masih membutuhkan Bantuan Pangan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari – hari.

Yusuf menilai penyaluran Bantuan Pangan telah dilakukan dengan baik termasuk kualitas beras yang disalurkan.
Dilain pihak, Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri Harisun menegaskan pihaknya akan berkomitmen menjaga kualitas beras Bantuan Pangan yang disalurkan.

“Untuk menjaga kualitas beras yang tersimpan, kami menerapkan Sistem Pengendalian Hama Gudang Terpadu (SPHGT) dimana sistem ini dilengkapi Standar Operasional Prosedur (SOP) seperti pemantauan rutin dan fumigasi. Dengan demikian, kondisi beras yang tersimpan akan selalu terjaga kualitas dan kebersihannya.” pungkasnya.

Pos terkait