Sepanjang Semester I 2026, Baznas Nganjuk Berhasil Raih Capaian Prestisius

NGANJUK,UPDATENEWSTV– Sepanjang semester I (Januari-Juni) 2026, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk berhasil menorehkan sejumlah catatan prestisius.

Pada bulan Juni 2026 lalu, Baznas Nganjuk berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam audit yang dilakukan oleh salah satu Kantor Akuntan Publik.

Hal itu disampaikan oleh Katua Baznas Kabupaten Nganjuk, Zainal Arifin dalam sambutannya saat kegiatan Gebyar Muharam di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Kamis (9/7/2026).

Bacaan Lainnya

Menurut Zainal, capaian ini merupakan wujud nyata komitmen Baznas Kabupaten Nganjuk dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah dari masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Bulan Juni kemarin telah diaudit oleh kantor akuntan publik dengan predikat tertinggi yaitu WTP. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mengelola ZIS dari masyarakat,” kata Zainal.

Lebih lanjut Zainal menjelaskan bahwa ada tiga prinsip yang selalu dipegang erat oleh Baznas dalam pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat.

Prinsip pertama yakni Syariah, dimana Baznas harus mengelola zakat, infaq, dan sedekah sesuai dengan aturan agama islam.

Apa yang dilakukan oleh Basnas harus sesuai dengan syariat yang ada yaitu tepat sasaran delapan asnaf (penerima manfaat zakat, infaq, dan sedekah),” terang Zainal.

Prinsip kedua yakni aman regulasi, dimana dalam setiap langkah yang dilakukan Baznas harus berpegang teguh pada aturan yang ada.

Lalu prinsip ketiga, yakni prinsip aman NKRI, yang artinya Baznas harus selalu sejalan dengan program-program yang dicanangkan oleh pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga menyampaikan deretan capaian program yang dilakukan oleh Baznas Nganjuk selama Semester I 2026 ini.

Menurut Zainal, selama periode Januari hingga Juni 2026, Baznas Nganjuk telah menyalurkan 500 paket bantuan kepada anak yatim piatu dan kaum duafa di Kabupaten Nganjuk.

Pada periode tersebut, kata Zainal, Baznas Nganjuk juga telah membantu 32 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dengan besaran bantuan yanh diberikan sejimlah Rp20 juta per rumah.

Terus juga Basnas sekarang ini juga memberikan bantuan modal UMKM periode Januari sampai Juni ini yaitu sebanyak 53. Ini diharapkan UMKM bisa lebih mandiri, lebih produktif,” kata Zainal.

Tak berhenti disitu, Baznas Nganjuk juga telah menyalurkan total Rp906 juta untuk membantu masyarakat kurang mampu yang masih memiliki tanggungan administrasi di RSUD Nganjuk.

Sebanyak 90 mualaf di Kabupaten Nganjuk pun tak luput dari perhatian Baznas Nganjuk, dengan pemberian program tali asih guna mempertebal keimanan mereka.

Zainal menambahkan, kesuksesan Baznas Nganjuk dalam pelaksanaan program-program tersebut tidak dapat diraih tanpa adanya kolaborasi yang baik dengan seluruh elemen.

(TIM)

Pos terkait