KEDIRI | UPDATENEWSTV – Untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan disiplin dalam menjalankan tugas, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri, menggelar pembinaan bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, yang diselenggarakan di Taman Brantas Kota Kediri, Rabu (19/8/2026).
Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan jiwa korsa atau rasa kebersamaan dan kekompakan antar-PPPK paruh waktu yang bekerja di lingkungan DLHKP Kota Kediri, ” ungkap Indun. Selain itu, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi mengenai disiplin pegawai.
Untuk jumlah pegawai di DLHKP Kota Kediri mencapai lebih dari 620 orang. Dengan jumlah pegawai yang cukup banyak, baik yang bertugas di lapangan maupun bagian administrasi, diperlukan pemahaman bersama mengenai disiplin untuk mengantisipasi adanya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas,” jelas Indun.
Sedangkan dalam kegiatan ini, DLHKP bekerja sama dengan BKPSDM Kota Kediri untuk memberikan sosialisasi mengenai disiplin pegawai. Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, kedisiplinan pegawai dapat berdampak pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat, baik bagi pegawai yang bertugas di lapangan, kantor maupun tempat pembuangan akhir (TPA), ” harap Kepala DLHKP,
“Kalau teman-teman di lapangan ini disiplin, pasti akan berdampak terhadap pelayanan optimal yang bisa diberikan kepada masyarakat. Baik itu di lapangan, di kantor, ataupun terutama di teman-teman di TPA,” tambah Indun.
Kedisiplinan dan optimalisasi kinerja DLHKP juga berkaitan dengan pendapatan asli daerah (PAD). Indun menyebut DLHKP menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi sumber PAD Kota Kediri.
Untuk 2027, DLHKP memiliki target PAD sebesar Rp2,6 miliar. Namun, Indun optimistis realisasinya dapat melampaui target tersebut.
Sedangkan pada capaian tahun sebelumnya mencapai Rp3,3 miliar atau 121 persen dari target. Tahun ini, Indun berharap capaian PAD kembali berada di kisaran 120 persen dari target yang ditetapkan.
“Kalau tahun kemarin realisasi saya Rp3,3 miliar. Jadi berarti capaian saya 121 persen. Tahun ini saya optimis realisasi PAD kami bisa 120 persen. Harapan saya bisa sama dengan tahun kemarin,” pungkas Indun Munawaroh.



























