Jaga Toleransi’Paguyupan Tionghua Nganjuk Meriahkan Tradisi Boyong dan Sedekah Bumi dengan Tampilkan Kesenian Barongsai hibur Masyarakat Nganjuk

Atraksi barongsai

  • Atraksi barongsai

Nganjuk-UpdateNewstv- Ada yang unik dalam Tradisi Pawai atau kirab budaya “Boyong Hambangun Projo” sekaligus Sedekah Bumi Kabupaten Nganjuk.

Dalam iring iringan pawai kereta kencana yang diikuti Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Forkopimda, OPD Pemkab, komunitas seni, sekolah-sekolah dan masyarakat umum.juga dimeriahkan oleh kesenian barongsai berbagai atraksi.

Bacaan Lainnya

Kegiatan semakin meriah, nampak ribuan warga nganjuk serta luar nganjuk tampak memadati sepanjang jalur kirab sejak sabtu pagi.

Iring iringan rombongan boyong menempuh rute sekitar 10 kilometer dari Alun-Alun Kecamatan Berbek menuju Pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk.

Tradisi boyong semakin meriah dengan keikut sertaan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kabupaten Nganjuk, dalam iring iringan pawai, terlihat kerukunan toleransi dalam kegiatan maupun tradisi budaya tersebut.

Menurut Ketua PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) Kabupaten Nganjuk,’Hendri Lucky, kegiatan ini momentum bagi seluruh masyarakat kabupaten Nganjuk, guna terus melestarikan seni budaya dan menjaga kerukunan toleransi antar warga terkusus di kabupaten nganjuk

Hendri juga menambahkan ia bersama paguyupan tionghua nganjuk, merasa ikut bahagia melihat antusias warga nganjuk saat kesenian barongsai ikut meriahkan kegiatan tersebut.

Atraksi barongsai

Dalam kesempatan tersebut masyarakat berkesempatan melihat kesenian barongsai berbagai atraksi yang menambah kemeriahan pawai iring iringan boyong dan sedekah bumi.

Ia benar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kabupaten Nganjuk merasa ikut bahagia melihat antusias warga nganjuk pada tradisi boyong dan sedekah bumi, harapan kegiatan ini membawa berkah bagi masyarakat Nganjuk. “Tandah Hendri.

(Tim)

 

Pos terkait