Pengesahan Sidang Komisi Pleno III Munas Alim Ulama dan Kombes NU 2026

oplus_2

KEDIRI-UpdateNewstv-Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo kabupaten Kediri, telah selesai pada sidang Pleno III pengesahan sidang-sidang komisi. Senin (22/6/2026).

Sekretaris Stering Comitee, Prof. Muhammad Nuh, setelah sidang pleno III, mengungkapkan hasil Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul ulama di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kabupaten Kediri, ada empat catatan yang menarik.

Yang pertama bahwa munas dan kombes ini satu rangkai. Dengan muktamar yang insya Allah akan dilaksanakan 1 sampai 5 Agustus 2026. ” Untuk tempatnya sudah disepakati, mulai dari Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta serta Sumatera Barat,” Itu yang sudah mengusulkan secara resmi. ungkap M. Nuh.

Bacaan Lainnya

Keputusan selanjutnya persoalan perlindungan data, menyangkut data pribadi, data kader serta data pengurus organisasi, yang menyangkut kebijakan publik.

‎Dalam Sidang Pleno III juga menyepakati aset tambang 100% milik NU, bukan individu yang pengelolaan harus menjaga lingkungan dan sesuai prinsip syariah. Manfaat hasil tambang untuk seluruh struktur NU dan masyarakat sekitar dan pengelolaan harus berkelanjutan.

‎selain itu ada usulan Perubahan Sistem Pemilihan Ketua Umum PBNU, menguatkan peran Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam memilih Rois Aam dan Ketua Umum. PW dan PC NU dapat mengusulkan lebih dari satu calon Ketua Umum, usulan ini akan diputuskan dalam Muktamar.

‎Status Menteri sebagai Calon Ketua Umum PBNU, masih terjadi perdebatan apakah menteri harus mundur jika maju sebagai Ketua Umum PBNU yang keputusan akhir akan dibahas di Muktamar.

M. Nuh menambahkan, PBNU mendesak perbaikan terhadap manajemen dan tata kelola program unggulan makan bergizi gratis yang masih banyak ditemukan permasalahan.

‎Pihak PBNU tetap memberikan apresiasi tinggi atas niat mulia program ini guna meningkatkan kualitas sdm generasi bangsa.

Sementara itu, ‎untuk Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU tahun 2026 akan digelar di Bangkalan, yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto,” pungkas M. Nuh.

Pos terkait